KESEHATAN
Waspada, Kurang Tidur Bisa Memicu Serangan Jantung, Ini Gejala dan Faktor Penyebab Lainnya
Serangan jantung bisa datang tak terduga saat seseorang sedang melakukan rutinitas sehari-hari. Apa saja gejala dan penyebab serangan jantung.
Orang dengan infeksi pernapasan dua kali lebih mungkin mengalami serangan jantung.
Tetapi, tingkat risiko akan kembali normal setelah mereka bebas dari infeksi beberapa minggu.
5. Polusi udara dan knalpot mobil
Serangan jantung lebih sering terjadi ketika tingkat polusi udara tinggi.
Orang yang menghirup udara kotor secara teratur lebih mungkin mengalami penyumbatan arteri dan penyakit jantung.
Mengalami kemacetan di lalu lintas mungkin sangat berbahaya, karena dapat menggabungkan asap mobil dengan kemarahan atau frustrasi.
6. Makanan besar dan berat
Ketika seseorang makan makanan dalam jumlah besar dalam sekali duduk, itu mengarah ke tingkat hormon stres norepinefrin yang lebih tinggi dalam tubuh.
Itu dapat meningkatkan tekanan darah dan detak jantung, bahkan dapat memicu serangan jantung pada beberapa orang.
Makanan yang sangat berlemak juga dapat menyebabkan lonjakan tiba-tiba dan itu juga dapat merusak beberapa pembuluh darah untuk sementara.
Baca juga: Tidak Perlu ke Salon, Begini Cara Meluruskan Rambut Keriting dengan Bahan Alami
7. Aktivitas fisik yang tiba-tiba atau intens
Menjadi bugar akan melindungi jantung dalam jangka panjang, tetapi melakukan terlalu banyak dan tiba-tiba melakukan olahraga intensitas berat bisa berbahaya.
Sekitar 6% serangan jantung dipicu oleh upaya fisik yang ekstrem, sehingga jika mengalami stres atau marah jangan dialihkan ke olahraga yang berlebihan karena dapat memicu serangan jantung.
Itulah beberapa faktor pemicu serangan jantung yang perlu kita ketahui.
Bagikan informasi ini pada orang-orang terdekat ya, agar kita bisa sama-sama waspada dengan pemicu serangan jantung ini. (*)