Breaking News:

BATAM TERKINI

POLEMIK di PT Pegatron, Ketua SPSI Kepri : Pihak Bersepakat Harus Komitmen

Ketua DPD FSP LEM SPSI Kepri, Saiful Badri minta manajemen PT Pegatron Technology Indonesia berkomitmen dengan hasil perundingan bersama pekerja.

TRIBUNBATAM.id/ICHWAN NURFADILLAH
Ketua DPD FSP LEM SPSI Kepri, Saiful Badri minta manajemen PT Pegatron Technology Indonesia berkomitmen dengan hasil perundingan bersama pekerja. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Ketua DPD FSP LEM SPSI Kepri, Saiful Badri ikut merespons perundingan antara PT Pegatron Technology Indonesia dengan sejumlah karyawan mereka, Rabu (29/9/2021).

Walaupun sudah tercapai kesepakatan antara kedua belah pihak, Saiful menganggap hal tersebut masih menjadi atensi untuk ke depannya.

Bahkan, ia menjelaskan bahwa pertemuan tersebut sifatnya penyelesaian secara bipartit.

"Ya secara aturan kami tidak boleh terlibat. Tapi perusahaan memperbolehkan kami ikut mendampingi karena permasalahannya cukup serius," tegas Saiful kepada Tribun Batam saat ditemui usai perundingan digelar di PT. Tunaskarya Indoswasta Batamindo.

Kendati demikian, Saiful dengan tegas meminta agar pihak manajemen perusahaan tetap berkomitmen dengan hasil perundingan tersebut.

Baca juga: Polemik Tenaga Kerja di PT Pegatron Batam, Kadisnaker: Tuntutan sudah Disepakati

Pasalnya, lanjut dia, kalau tidak dijalankan tentu akan memunculkan permasalahan baru.

"Pihak-pihak yang sudah bersepakat harus komitmen. Ini perlu  di-follow up ke depannya. Perlu itikad baik dari kedua belah pihak," sambung Saiful.

Perihal Tenaga Kerja Asing (TKA) yang dianggap tidak berkompeten, Saiful menyebut bahwa pihak manajemen perusahaan, Dinas Tenaga Kerja Batam, dan pihak serikat pekerja akan melakukan investigasi bersama untuk menelusuri tuntutan para karyawan ini.

Sementara, untuk seluruh tuntutan karyawan saat menggelar aksi unjuk rasa secara spontan, Saiful mengungkapkan jika manajemen perusahaan bersedia untuk memenuhinya dan dinyatakan secara tertulis.

"Intinya komunikasi. Bahkan untuk itu [TKA), pengawasan dari Dinasker Kepri kami anggap mandul," katanya. (TRIBUNBATAM.id/Ichwan Nurfadillah)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved