Breaking News:

Oknum Pejabat BUMD Lingga Jadi Tersangka Korupsi Mesin Tepung Ikan, Rugikan Negara Rp 3 M

Direktur BUMD Lingga, PT PSM Risalasih dan Direktur PT PIM, ENS menjadi tersangka kasus korupsi mesin tepung ikan di Lingga.

Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Personel Polda Kepri menggiring Direktur PT PIM, ENS yang kini menjadi tersangka kasus korupsi mesin tepung ikan di Lingga, Kamis (7/10/2021). Selain ENS, Direktur BUMD Lingga PT PSM, Risalasih juga menjadi tersangka 

KEPRI, TRIBUNBATAM.id – Korupsi anggaran pengadaan alat mesin pengolahan tepung ikan di Kabupaten Lingga menjadi sorotan masyarakat.

Terbaru, Tim Subdit III Tipidkor Dit Reskrimsus Polda Kepri telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus ini.

Seorang di antaranya Direktur BUMD Lingga, PT Pembangunan Selingsing Mandiri (PSM), Risalasih atau RL.

Sebelumnya Risalasih juga terlibat kasus korupsi investasi dana jangka pendek di salah satu BUMD di wilayah Bintan.

Kerugian negara saat itu sebesar Rp 565.000.000.

Saat ini Risalasih sedang menjalani hukuman pidana penjara selama lima tahun di Rutan Tanjungpinang.

Sementara itu, tersangka kedua dalam kasus pengadaan mesin tepung ikan ini berinisial ENS yang menjabat Direktur PT PIM.

Baca juga: Korupsi di Lingga, Hakim Perintahkan 2 Terdakwa Kasus Korupsi RSUD Dabo Singkep Ditahan

Baca juga: 12 Tersangka Korupsi Proyek Masjid Raya Sriwijaya Palembang, Kerugian Negara Rp 130 M

Risalasih dan ENS disebut merugikan keuangan negara sebesar Rp 3.090.726.183 atau Rp 3 miliar lebih dalam kasus korupsi di Lingga.

Data kerugian negara itu tertuang berdasarkan laporan Hasil Audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan perwakilan Provinsi Kepri.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt didampingi Kasubdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Kepri Kompol Abdul Rahman mengatakan, penangkapan tersangka ini merupakan rentetan kasus lama.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved