Breaking News:

BATAM TERKINI

Warga Bakal Tergusur Pelebaran Jalan Nongsa, Ini Pesan Ruslan ke Pemko Batam

Wakil Ketua II DPRD Kota Batam Ruslan Ali Wasyim menyampaikan pesan terkait rencana Pemko Batam melebarkan jalan di Nongsa yang akan jadi 3 jalur.

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/Ichwan Nur Fadillah
Wakil Ketua II DPRD Kota Batam Ruslan Ali Wasyim menyatakan dukungan terhadap rencana Pemko Batam melebarkan jalan di dari Simpang Batu Besar hingga Simpang Turi Beach. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Wakil Ketua II DPRD Kota Batam Ruslan Ali Wasyim menyatakan dukungan terhadap rencana Pemko Batam melebarkan jalan di Simpang Batu Besar hingga Simpang Turi Beach.

Rencananya, proyek itu akan dikerjakan mulai akhir 2021 mendatang.

"Bagi saya pribadi ini suatu keniscayaan. Itu artinya Nongsa ingin berkembang lebih maju, salah satunya harus dibenahi jalan itu. Kita usah berspekulasi, karena jalan itu lintas utama, jadi harus terlaksana," kata Ruslan saat berada di ruangannya, Jumat (8/10/2021).

Menurutnya perencanaan yang dilakukan Pemerintah Kota Batam harus terlaksana.

Karena, jalan tersebut merupakan arus lintas padat yang dilalui waktu-waktu tertentu.

Di sisi lain, lanjut dia, Pemko Batam harus mempunyai solusi yang tepat bagi warga terdampak pelebaran.

Sehingga, hal ini tidak menimbulkan persoalan dikemudian hari.

Karena, untuk mewujudkan hal tersebut DPRD Kota Batam sangat mendukung program yang dilakukan Pemko Batam.

Baca juga: DULU Maling Biasa, Tom Kini Jadi Pelaku Curanmor di Batam Setelah 3 Kali Masuk Penjara

Baca juga: Morula IVF Indonesia Tawarkan Paket Bayi Tabung Honeymoon Fertility di Batam

"Dari estitikanya, jalan itu kalau dipandang juga tidak bagus. Di samping itu, ada beberapa project strategis di Nongsa, selain itu ada instansi vertikal juga seperti Polda, BPOM, BNN, dan sampai ujung ada destinasi wisata. Jadi sudah saatnya, jalan menuju ke sana harus ditata," papar Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini.

Ia juga mengaskan, agar pemerintah setempat tidak asal-asalan menempatkan warga terdampak pelebaran jalan. Ia juga berharap, relokasi pedagang juga diperhatikan, sehingga perencanaan pemindahan harus matang.

"Kami mendorong relokasi lahan di kelurahan Sambau juga perhatian dan ditata terutama pasar. Artinya, pasar ini bisa dikonsep jadi titik destinasi wisata. Jadi perencanaan harus mantang," kata putra daerah Kota Batam itu.

Sebelumnya diberitakan Pemerintah Kota (Pemko) Batam segera memulai pekerjaan pelebaran jalan di Kawasan Nongsa pada akhir 2021 ini.

Tepatnya dari Simpang Batu Besar hingga Simpang Turi Beach yang selama ini ada dua jalur.

Ke depan masing-masing jalur terdiri dari tiga lajur kendaraan. Sehingga 3 lajur kiri dan 3 lajur kanan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved