Breaking News:

BOCAH TENGGELAM DI BENGKONG

REAKSI Suryani Dicopot Jadi Kepala Puskesmas Tanjung Buntung Batam

Pemko Batam mencopot Suryani dari jabatan Kepala Puskesmas Tanjung Buntung karena dianggap lalai hingga menyebabkan hilangnya nyawa.

TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi
Walikota Batam, Muhammad Rudi melantik 6 orang pejabat yang berada di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam termasuk Kepala Puskesmas Tanjung Buntung yang baru, Jumat (15/10/2021). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Jabatan Kepala Puskesmas (Kapus) Tanjung Buntung Bengkong Batam harus dilepas Suryani.

Pencopotannya dari jabatan itu pun tak main-main.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Batam bahkan menyebut jika kesalahannya fatal.

Itu terjadi setelah seorang anak perempuan warga Bengkong Wahyu bernama Merry Destaria Br Nainggolan (12) dinyatakan meninggal dunia setelah tenggelam di Pantai Tanjungbuntung, Kamis (15/10) sore.

Ketika dibawa ke puskesmas terdekat (Puskesmas Tanjungbuntung), tidak ada dokter yang bisa menangani.

Hingga korban dirujuk ke RS Budi Kemuliaan, dokter di rumah sakit tersebut menyatakan yang bersangkutan telah meninggal sejak satu jam yang lalu.

Warga menyayangkan pelayanan Puskesmas Tanjungbuntung yang buruk membuat nyawa korban tak dapat tertolong.

Pemerintah Kota (Pemko) Batam bereaksi cepat.

Baca juga: Kepala Puskesmas Tanjungbuntung Dicopot, Pejabat Pengganti Langsung Dilantik Walikota

Baca juga: LAKUKAN Kesalahan Fatal, Kepala Puskesmas Tanjungbuntung Batam Langsung Dicopot

Posisi yang ditinggalkan Suryani kini diisi Pra Reda Gusti yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala UPT Puskesmas Rempang Cate.

Suryani yang dikonfirmasi mengenai pencopotannya dari Kepala Puskesmas Tanjung Buntung tak mau berkomentar banyak.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved