Minggu, 19 April 2026

BOCAH TENGGELAM DI BENGKONG

REAKSI Suryani Dicopot Jadi Kepala Puskesmas Tanjung Buntung Batam

Pemko Batam mencopot Suryani dari jabatan Kepala Puskesmas Tanjung Buntung karena dianggap lalai hingga menyebabkan hilangnya nyawa.

TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi
Walikota Batam, Muhammad Rudi melantik 6 orang pejabat yang berada di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam termasuk Kepala Puskesmas Tanjung Buntung yang baru, Jumat (15/10/2021). 

Melainkan setelah melihat kinerja dan juga laporan masyarakat terkait korban tenggelam di Batam yang gagal tertolong karena tak adanya dokter di Puskesmas itu.

Menurutnya, pencopotan ini sendiri dilakukan oleh Wali Kota Batam, Muhammad Rudi saat pelaksanaan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Kantor Wali Kota Batam, Jumat (15/10/2021).

Baca juga: SEORANG Bocah di Bengkong Tenggelam, Sempat Dibawa ke Puskesmas Tapi tak Ada Dokter Jaga

Baca juga: Tim Vaksinasi Puskesmas Belakang Padang Batam Datangi Rumah Warga Pulau Terpencil

"Ya, Kapusnya pagi ini sudah dilantik dengan yang baru, Kapus yang lama sudah non job.

Salah satunya karena itu (korban tenggelam yang tidak tertangani).

Selain itu ada juga laporan lain terkait kinerja dan ini menjadi pertimbangan walikota untuk melakukan perombakan," ungkapnya, Jumat (15/10/2021).

Didi menilai, tidak adanya dokter jaga di puskesmas adalah kesalahan fatal.

Seharusnya, di setiap puskesmas terdapat paling tidak satu dokter dan supir puskesmas yang berjaga untuk mengantisipasi kejadian darurat.

"Wajib 24 jam ada dokter yang berjaga, dan memang harus seperti itu," tegasnya.

Pihaknya menyatakan akan terus mengevaluasi kinerja unit-unit pelayanan kesehatan di Batam agar kelalaian seperti ini tidak terulang kembali.

ANAK Tenggelam Meninggal di Puskesmas

Sebelumnya diberitakan, Pantai Tanjungbuntung Baru, Bengkong, Kota Batam memakan korban. Seorang anak perempuan warga Bengkong Wahyu meninggal setelah tenggelam di pantai tersebut, Kamis (15/10/2021) sore.

Menurut kesaksian warga, korban sempat bermain air di Pantai Tanjungbuntung bersama keluarganya, sebelum ditemukan tenggelam, sekira sore menjelang malam hari.

"Nggak sempat tertolong, ketika dibawa ke puskesmas terdekat (Puskesmas Tanjungbuntung), tidak ada dokter yang bisa menangani," ungkap Ketua RW 17 Bengkong Wahyu, Ferry Saragih, ketika ditemui di rumah duka.

Baca juga: WALIKOTA Batam Mutasi Sejumlah Pejabat, Ini Daftar Nama Pejabat Baru dan Tugasnya

Baca juga: Kadinkes Batam Ungkap Nasib eks Kapus Tanjung Buntung Buntut Kesalahan Fatal

Warga menyayangkan pelayanan Puskesmas Tanjungbuntung yang buruk membuat nyawa korban, Merry Destaria Br. Nainggolan (12) tak dapat lagi tertolong.

Hingga korban dirujuk ke RS Budi Kemuliaan, dokter di rumah sakit tersebut menyatakan yang bersangkutan telah meninggal sejak satu jam yang lalu.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved