BATAM TERKINI
Begini Aktivitas di Puskesmas Tanjung Buntung Batam, Sehari Pasca Pergantian Kepala
Pantauan Tribun, ada satu mobil ambulans, 2 mobil pribadi dan beberapa motor sedang terparkir di garasi Puskesmas Tanjung Buntung, Sabtu (16/10)
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pasca Kepala Puskesmas Tanjung Buntung, Bengkong di Batam, berganti, dari Suryati ke Pra Reda Gusti, suasana di Puskesmas tersebut tampak sepi di akhir pekan.
Pantauan TribunBatam.id, Sabtu (16/10/2021) atau sehari setelah pelantikan pejabat baru, di depan Puskesmas tampak satu mobil ambulans dan dua mobil pribadi sedang terparkir.
Ada juga beberapa motor sedang terparkir di garasi Puskesmas.
Di sisi lain, ada beberapa petugas sedang melakukan aktivitas di dalam ruangan Puskesmas Tanjung Buntung itu.
Seorang petugas yang enggan menyebutkan namanya mengakui, pelayanan di Puskesmas Tanjung Buntung hari ini tetap berjalan baik dan lancar.
Ketika ditanya soal pergantian kepala puskesmas yang baru dan beberapa hal lain, dia tidak berkomentar banyak.
"Maaf pak saya tidak bisa menjawab, nanti konfirmasi ke Kapus yang lama saja ya," ungkapnya.
Baca juga: Kepala Puskesmas Tanjungbuntung Dicopot, Pejabat Pengganti Langsung Dilantik Walikota
Baca juga: LAKUKAN Kesalahan Fatal, Kepala Puskesmas Tanjungbuntung Batam Langsung Dicopot
Sementara itu, dia mengaku hari ini pejabat baru Kepala Puskesmas sudah masuk.
"Kapus yang baru sudah masuk hari ini, hanya saja beliau baru keluar," ujarnya.
Sertijab di Hari yang Sama Pasca Dilantik
Diberitakan, Sekretaris Daerah Sekda) Kota Batam Jefridin Hamid memimpin serah terima jabatan (sertijab) Kepala Puskesmas Tanjung Buntung di Hotel Golden View, Bengkong, Jumat (15/10/2021).
Sertijab secepatnya dilakukan, sesuai arahan Wali Kota Batam Muhammad Rudi agar masyarakat dapat dengan cepat mendapatkan pelayanan sebaik mungkin.
Sebelumnya pada Jumat pagi, Wali Kota Batam melantik pejabat baru Kepala Puskesmas Tanjung Buntung dalam acara pelantikan pejabat tinggi pratama, administrator dan pengawas di Kantor Wali Kota Batam. Itu setelah pejabat lama Kepala Puskesmas Tanjung Buntung dicopot dari jabatannya.
"Yang ingin disampaikan pesan beliau (Wali Kota Batam Muhammad Rudi), pergantian pejabat adalah hal yang biasa. Dan, pembuktian bahwa kita selalu berusaha memberikan pelayanan yang baik dan cepat kepada masyarakat," kata Jefridin.
Ia menyampaikan terima kasih kepada pejabat lama Kepala UPT Puskesmas Tanjung Buntung, dr Suryati dan mengucapkan selamat bertugas kepada Pra Reda Gusti, SKM. Ia pun meminta pejabat baru segera melaksanakan tugas sebaik mungkin.
"Terkait kekurangan selama ini mohon dengan segera diperbaiki," harapnya.
Ia mengatakan, dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) pada pasal 10 dan pasal 11, tugas ASN di antaranya melaksanakan kebijakan publik dan pelayanan masyarakat.
Baca juga: REAKSI Suryani Dicopot Jadi Kepala Puskesmas Tanjung Buntung Batam
Baca juga: Kadinkes Batam Ungkap Nasib eks Kapus Tanjung Buntung Buntut Kesalahan Fatal
"Kita ASN ini ditinggikan seranting dan didahulukan selangkah untuk mengatur negara ini dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran negara tergantung kehadiran kita sesuai dengan tupoksi masing-masing," imbuhnya.
Bukan lagi rahasia umum, bahwa peran tenaga medis sangat penting terkait penanganan Covid-19. Untuk hal ini Jefridin menyampaikan terima kasih.
Di sisi lain, Jefridin mengimbau agar kekurangan dalam pelaksanaan pelayanan masyarakat agar segera dievaluasi, diperbaiki dan dilaksanakan sesuai ketentuan, SOP dan SPM yang ada.
"Tidak ada manusia yang sempurna, maka setiap kekilapan dan kesalahan yang ada jadikan pelajaran dan harus dibenahi," katanya.
Sebelumnya diberitakan Kepala Puskesmas Tanjung Buntung dicopot dari jabatannya. Sementara pejabat Kapus yang baru ikut dilantik bersama 5 pejabat lainnya pada Jumat.
Pra Reda Gusti, SKM, jabatan lama Kepala UPT Puskesmas Rempang Cate, dilantik dalam jabatan baru sebagai Kepala UPT Puskesmas Tanjung Buntung.
Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengaku, pencopotan jabatan ini tak serta merta dilakukan tanpa alasan. Rudi mendapat laporan dari RW setempat atas keluhan pelayanan Puskesmas selama ini.
"Saya sudah ganti langsung. Ada laporan dari Pak RW-nya. Namanya kita Kepala kita bertanggungjawab atas anak buah. Misalnya soal ambulans, penanganan dan lainnya," kata Rudi seusai melantik Kapus yang baru.
Ia berharap Kapus yang baru ini bisa memperbaiki pelayanan di Puskesmas Tanjung Buntung. Sehingga bisa melayani 24 jam dengan baik.
"Dia (Kapus yang lama) kita balikkan ke Rumah Sakit sesuai dengan fungsinya sebagai seorang dokter," katanya.
Dalam pelantikan ini, Rudi tampak mengundang seluruh Kapus di Kota Batam. Sehingga bisa belajar dari hal yang terjadi.
"Mereka sudah saya undang semua. Dengan adanya kegiatan ini mereka bisa pelajari kan sudah dewasa semua. Intropeksi dirilah masing-masing," kata Rudi.
Pantauan Tribunbatam.id seusai pelantikan Rudi tampak memberikan pesan kepada seluruh pegawai melalui kata sambutannya. Dalam hal ini, Rudi meminta Kapus Tanjung Buntung yang baru bisa turun ke lapangan.
"Saya minta jam 4 sore sudah siap serah terima dengan Kapus yang lama. Tak ditunda lagi dipimpin langsung oleh Sekda," katanya.
Kapus Baru Datangi Rumah Duka
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi melantik Kepala UPT Puskesmas Tanjungbuntung yang baru menggantikan pejabat lama yang dicopot karena dianggap lalai dalam menjalankan tugasnya.
Yakni akibat lambatnya pertolongan pertama bagi korban tenggelam, Merry Destaria Br. Nainggolan (12) diberikan dengan alasan ketiadaan dokter jaga dan ambulans.
Pihak keluarga sangat menyesalkan kejadian ini, terutama orangtua korban yaitu Tulus Nainggolan dan Nova Br. Naibaho.
Oleh karena lambatnya diberikan pertolongan pertana, nyawa Merry pun tidak terselamatkan, dan dinyatakan telah meninggal dunia ketika dibawa ke RS Budi Kemuliaan.
"Kami datang basah-basah membawa anak kami ke Puskesmas sambil naik motor. Kami bilang tolong bu, tolong lah dulu anak kami ini. Dia (resepsionis) cuma sibuk menelepon saja. Mau pakai ambulans dibilangnya nggak ada kunci, nggak ada supir," ratap salah seorang sanak keluarga korban sambil menangis, Jumat (15/10/2021).
Menurutnya, kejadian serupa ini tidak hanya sekali terjadi di Puskesmas Tanjungbuntung.
Warga sekitar sudah kerap mengadukan keluhan yang sama terkait pelayanan puskesmas tersebut kepada para Ketua RT dan RW.
"Tolong kami ini pak Lurah, pak Camat. Sudah berkali-kali warga Bengkong Wahyu ini terlantar butuh keselamatan. Kami ini warga kecil pak, orang terlantar," ujar kerabat tersebut.
Mendengar ratapan keluarga korban tersebut, Kepala Puskesmas Tanjungbuntung, Pra Reda Gusti, SKM pun mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya.
Ia menceritakan pada mulanya, kaget mendengar kabar bahwa dirinya akan dilantik untuk menggantikan Kapus Tanjungbuntung yang lama.
Pihaknya pun akan memeriksa serta melakukan penindakan serius terkait kelalaian petugas puskesmas yang kerap dikeluhkan warga itu.
Sebagai Kapus baru, Reda menegaskan dirinya terbuka menerima segala keluhan warga terkait kesehatan.
"Saya, Kepala Puskesmas Tanjungbuntung yang baru, turut menyampaikan belasungkawa mendalam. Saya akan membenahi pelayanan kesehatan di Tanjungbuntung ini, semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi," ujar Reda. (TRIBUNBATAM.id/Ronny Lodo Laleng, Roma Uly Sianturi/Hening Sekar Utami)
*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita tentang Batam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1610puskesmas-tanjung-buntung.jpg)