Breaking News:

Setelah Alex Noerdin, Sang Anak Dodi Reza Bupati Musi Banyuasin Terjerat Korupsi

Bupati Musi Banyusin Dodi Reza sekaligus anak mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin terkena OTT KPK, Jumat (15/10) malam.

Istimewa
Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza terjerat OTT KPK, Jumat (15/10) malam. Ia merupakan anak mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin yang terjerat dua kasus korupsi. Foto ilustrasi korupsi. 

SUMSEL, TRIBUNBATAM.id - Setelah sang ayah giliran anak yang terseret kasus korupsi.

Ini yang terjadi dengan apa yang menimpa mantan Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel), Alex Noerdin.

Terjerat dua kasus korupsi saat masih memimpin Sumsel, Alex Noerdin ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel pada Rabu (22/9).

Ia dijerat terkait kasus pembangunan Masjid Raya Sriwijaya Palembang yang ditaksir membuat Negara rugi Rp 130 Miliar.

Alex Noerdin sebelumnya juga terjerat kasus dugaan korupsi lainnya, yakni kasus pembelian gas bumi oleh Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) Sumatra Selatan tahun 2010-2019.

Kasus korupsi ini ditangani oleh KPK.

Baca juga: Korupsi Dana Desa di Lingga, Mantan Kades dan Kaur Keuangan Rugikan Negara Rp 674 Juta

Baca juga: KASUS Dugaan Korupsi Oknum ASN BKIPM Batam Masuk Tahap Pembacaan Tuntutan

Kini giliran sang anak, Dodi Reza Alex Noerdin yang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK).

Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin itu terjadi pada Jumat (15/10/2021) malam.

Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron yang dikonfirmasi membenarkan peristiwa ini.

Menurutnya, penyidik KPK masih mengumpulkan sejumlah bukti termasuk di antaranya mengamankan beberapa orang selain Bupati Musi Banyuasin.

"Benar, KPK telah melakukan kegiatan tangkap tangan di Kabupaten Musi Banyuasin.

Saat ini penyelidik KPK masih bekerja," ungkap Ghufron saat dihubungi seperti dikutip Kompas.com, Sabtu (16/10/2021).

Namun, Ghufron belum mengungkap secara terperinci soal pihak-pihak yang terjaring dalam OTT.

Baca juga: Oknum Pejabat BUMD Lingga Jadi Tersangka Korupsi Mesin Tepung Ikan, Rugikan Negara Rp 3 M

Baca juga: 12 Tersangka Korupsi Proyek Masjid Raya Sriwijaya Palembang, Kerugian Negara Rp 130 M

Ia hanya menyebutkan, OTT itu berkaitan dengan dugaan korupsi mengenai pengadaan proyek infrastruktur.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved