Breaking News:

OTT Bupati Musi Banyuasin, KPK Sebut Dodi Reza Alex Noerdin Dijanjikan Fee Rp 2,6 M

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata sebut, total commitment fee untuk Dodi Reza atas 4 proyek infrastruktur daerah ialah Rp 2,6 miliar

Editor: Dewi Haryati
Tribunnews
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin menjadi tersangka suap terkait pengadaan barang dan jasa infrastruktur daerah. 

TRIBUNBATAM.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Bupati Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Dodi Reza Alex Noerdin sebagai tersangka suap terkait pengadaan barang dan jasa infrastruktur daerah.

Selain Dodi, ada tiga tersangka lainnya. Termasuk di antaranya Direktur Selaras Simpati Nusantara, Suhandy.

Dodi Reza Alex Noerdin ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada Jumat (15/10/2021) malam di Jakarta, sedangkan anak buahnya ditangkap di luar ibu kota.

Putra mantan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin itu diduga menerima suap bersama Kepala Dinas PUPR, Herman Mayori; dan Kepala Bidang pada Dinas PUPR sekaligus PPK, Eddi Umari.

Suap diduga berasal dari Direktur Selaras Simpati Nusantara, Suhandy.

"Ditemukan bukti permulaan cukup, KPK tingkatkan ke penyidikan dengan 4 tersangka," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, Sabtu (16/10/2021) sebagaimana dilansir dari Tribunnews.com.

Perkara ini bermula ketika Pemkab Musi Banyuasin pada tahun 2021 akan melaksanakan sejumlah proyek infrastruktur.

Baca juga: OTT KPK Seret Bupati Dodi Reza Alex Noerdin Berikut ASN, Tangkap Kadis PUPR di Rumah Ibadah

Baca juga: KPK Tahan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin

Untuk melaksanakan proyek tersebut, KPK menduga sudah ada arahan dan perintah dari Dodi kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Herman Mayori dan Kepala Bidang Sumber Daya Air PUPR Eddi Umari dan beberapa pejabat lainnya.

Arahan itu yakni, agar dalam proses pelaksanaan lelang tersebut direkayasa sedemikian rupa.

Di antaranya dengan membuat daftar paket pekerjaan dan telah ditentukan calon rekanan yang akan menjadi pelaksanaan proyek tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved