Jumat, 24 April 2026

CORONA KEPRI

Covid-19 Kepri: Batam - Tanjung Pinang Tambah Kasus Baru Corona

Selain Batam & Tanjungpinang, penambahan kasus baru covid-19 juga tercatat berada di Kabupaten Karimun dan Bintan.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
Tribunstyle.com
Satgas covid-19 Kepri mencatat 9 kasus baru virus corona, di antaranya Batam dan Tanjungpinang. Foto ilustrasi Virus corona di dunia. 

KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Dua kota di Kepri tercatat penambahan kasus baru covid-19.

Data satgas covid-19 Kepri mencatat, terdapat 9 kasus baru virus corona hingga Rabu 20 Oktober 2021.

Dari jumlah kasus baru covid-19 Kepri itu, Kota Batam dan Tanjungpinang tercatat ada penambahan masing-masing 3 kasus baru.

Sementara sisanya berasal dari Kabupaten Karimun sebanyak 2 kasus dan 1 kasus di Kabupaten Bintan.

Adapun 3 kabupaten yang nihil kasus baru meliputi Kabupaten Lingga, Natuna dan Kabupaten Anambas.

Sementara untuk penambahan pasien sembuh corona sebanyak 5 orang.

Baca juga: 6 Daerah Kepri Termasuk Batam Nihil Kasus Baru Corona

Baca juga: Kasus Baru Covid-19 di Tanjungpinang Berangsur Menurun, Rahma : Tetap Jangan Lalai Prokes

Dengan rincian, Tanjungpinang 2 orang, Karimun 2 orang juga serta Kabupaten Natuna 1 orang.

"Secara umum kasus konfirmasi se-Kepri sampai saat ini sudah berjumlah 53.821 orang.

Dengan kasus aktif 67 orang, pasien sembuh 52.000 orang dan meninggal dunia sebanyak 1.754 orang," ungkap Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri, Lamidi, Kamis (21/10/2021).

Lamidi menyampaikan juga, Bed Occupancy Ratio (BOR) rumah sakit se-Provinsi Kepri hanya digunakan 3,11 persen.

Positivity rate di Kepri juga menunjukan angka hanya 0,23 persen.

Dengan status zona masing-masing daerah di Kepri masih zona kuning covid-19.

Kami imbau untuk selalu tingkatkan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan sehari hari.

Baik di lingkungan keluarga, lingkungan kerja dan lingkungan masyarakat," tambahnya.

TIPS Cegah Corona

Nyaris dua tahun SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19 menyerang Indonesia.

Hingga kini para ilmuan dari penjuru dunia berpacu menemukan penangkal virus yang terus bermutasi itu.

Terdeteksi pertama kali di Wuhan, China pada akhir 2019, jutaan orang telah terinfeksi dan entah berapa banyak nyawa melayang.

Baca juga: LOKASI Vaksinasi Corona di Tanjung Pinang, Targetkan 178.030 Warga Wajib Vaksin

Baca juga: Sudah 4 Hari Lingga Nihil Kasus Aktif Covid-19, Kini Ada 13 Kecamatan Zona Hijau

Sebagai informasi, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO telah membagi dua kategori mutasi virus yang berasal dari Covid-19.

Adalah varian of concern, yang terdiri dari empat varian, yaitu Varian Alpha, Varian Beta, Varian Gamma dan Varian Delta.

Varian ini dianggap memiliki dampak signifikan dan keparahan telah diketahui, dengan adanya pasien terinfeksi.

Sementara itu dalam variant of interest terdapat lima varian yang dimasukkan, yaitu Varian Mu, Varian Eta, Varian Lopa, Varian Kappa dan Varian Lambda

Lima varian terakhir merupakan varian yang sedang dipantau soal keparahan dan dampaknya terhadap manusia.

Meski belum ditemukan obat melawan virus corona, para ilmuan berhasil menemukan vaksin, yang kini telah disuntikkan ke warga dunia.

Terdapat beberapa vaksin beredar, yang di Indonesia sendiri terdapat lima jenis, meliputi Vaksin Covid-19 Sinovac, Vaksin AstraZeneca, Vaksin Sinopharm, Vaksin Moderna dan Vaksin Covid-19 Pfizer.

Namun, vaksin tak serta merta membuat penerimanya kebal terhadap Covid-19.

Banyak kasus orang yang sudah mendapatkan vaksin Covid-19 masih bisa tertular virus corona.

Mengutip pepatah orang tua dahulu, sedia payung sebelum hujan, ada baiknya mencegah penularan virus corona sebelum tertular dan menyesal.

Berikut adalah tips untuk terhindar dari virus corona berdasarkan rekomendasi ahli:

Baca juga: Tanjung Pinang Masih PPKM Level 1, Ibu Kota Kepri Tersisa 33 Kasus Aktif Corona

Baca juga: Covid-19 Update in Aceh, North Sumatra, West Sumatra, Riau, Riau Islands, Jambi and Bengkulu (10/19)

1. Ikuti langkah pencegahan

Di masa pandemi Covid-19 sekarang ini, siapa saja, termasuk orang yang sudah mendapatkan dua suntikkan vaksin sebaiknya terus mengikuti langkah-langkah pencegahan penularan virus corona dengan baik.

Jason Tetro, ahli mikrobiologi dan pembawa acara "Super Awesome Science Show, mengatakan langkah terbaik guna mencegah varian baru adalah mengikuti upaya ABC pencegahan.

ABC adalah singkatan dari:

- Airway: Lindungi diri dengan menggunakan pelindung seperti masker, face shiled, disenfektan dan lain sebagainya

- Buble (gelembung): memastikan berhubungan hanya dengan orang-orang yang dikenal dan dipercaya

- Contact: Sebaiknya menggunakan aplikasi pelacakan kontak.

Berinteraksi dengan orang dalam gelembung jika ada yang terinfeksi akan mudah melakukan pelacakan

2. Membatasi lingkaran sosial

Mengurangi jumlah orang-orang dalam lingkaran sosial juga baik dilakukan untuk mencegah risiko penularan virus corona apa pun variannya.

Hal ini karena jika gelembung sosial semakin besar, akan semakin menyulitkan pelacakan jika terjadi kondisi salah satu positif.

"Kita adalah makhluk sosial, jadi melakukan isolasi mungkin bukanlah hal yang menyenangkan.

Jika Anda memutuskan untuk keluar, Anda harus bersama beberapa orang yang sangat tepercaya," kata Tetro.

3. Batasi belanja secara langsung

Di tengah situasi pandemi ini, sebaiknya seseorang mempersingkat waktu yang dia habiskan untuk berbelanja.

Baca juga: Benarkah Masyarakat Indonesia Tak Cemas Bahaya Corona?

Baca juga: Covid-19 Update in Aceh, North Sumatra, West Sumatra, Riau, Riau Islands, Jambi and Bengkulu (10/19)

"Setiap menit yang dihabiskan untuk berbelanja di dalam ruangan meningkatkan risiko Anda," ujar Dr. Scott Braunstein, Direktur Medis dari Sollis Health di Los Angeles, Amerika Serikat (AS).

4. Pikirkan kembali pengaturan kerja dan sekolah

Ketika tak memungkinkan melakukan pertemuan secara online dan memerlukan pertemuan secara offline, maka hal yang bisa dilakukan adalah memindahkan pertemuan kerja di luar ruangan.

"Banyak infeksi didapat melalui kontak di tempat kerja (di dalam ruangan), jadi pastikan untuk terus menjaga jarak sosial di tempat kerja, memindahkan rapat atau pertemuan lain di luar, jika memungkinkan, atau virtual," kata Braunstein.

5. Gunakan masker yang benar

Berdasarkan CDC, masker kain mungkin dapat menawarkan perlindungan terhadap virus corona.

Tapi, hal ini sangat bergantung dari jenis kain, jumlah lapisan kain, dan seberapa cocok masker tersebut oleh masing-masing orang.

Sebisa mungkin gunakan masker yang pas dan lebih baik lagi jika Anda memakai masker bedah atau masker N95.

6. Sering mencuci tangan

CDC terus merekomendasi agar mempraktikan kebersihan yang baik dengan sering mencuci tangan dengan sabun setidaknya 20 detik.

Jika tidak, Anda bisa pula memakai hand sanitizer dengan kandungan alkohol setidaknya 60 persen.

Baca juga: 5 Cara Mengendalikan Kecemasan Selama Pandemi Corona

Baca juga: Hotel di Batam Ini Layani Pesan Antar Makanan ke Rumah Pelanggan Saat Pandemi Covid

"Menginat virus corona varian baru mungkin lebih menular, aktivitas seperti menyentuh kartu kredit atau pegangan pompa bensin menjadi lebih berisiko.

Simpanlah sebotol kecil pembersih agar Anda dapat segera membersihkannya setelah kegiatan ini," saran Braunstein.

7. Vaksinasi

Braunstein mengatakan vaksin mengkodekan sejumlah protein lonjakan, sehingga adanya mutasi seharusnya tidak membatasi efektivitas vaksin.

"Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa salah satu varian lain atau varian baru di masa depan, mungkin memerlukan vaksin baru atau yang diubah," ungkapnya.

Vaksinasi yang pasti sangat penting untuk memperlambat penyebaran virus dan mengurangi keparahan penyakit.(TribunBatam.id/Endra Kaputra)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Corona Kepri

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved