Breaking News:

Kemenkes Minta Maaf, Tenaga Kesehatan Terima Dobel Pembayaran Insentif

Kemenkes meminta tenaga kesehatan yang menerima dobel pembayaran insentif dalam bula yang sama untuk mengembalikan kelebihannya. Apa penyebabnya?

TribunBatam.id/Istimewa
Foto ilustrasi, Kemenkes mengakui adanya kesalahan dalam pembayaran insentif tenaga kesehatan sehingga terjadi dobel pembayaran pada bulan yang sama. 

Ia berharap Batam cukup sampai gelombang kedua saja.

Sebelumnya diberitakan Kota Batam masih berzona kuning, hingga Senin (18/10/2021) lalu.

Menurut data Satgas Covid-19 Kota Batam, sudah ada enam wilayah kecamatan yang berzona hijau, yakni Batuampar, Sekupang, Sagulung, Sei Beduk, Bulang dan Galang.

Sementata itu, wilayah kecamatan Galang kini berubah zona kuning setelah adanya satu temuan kasus baru. Tidak hanya Galang saja, Kecamatan Lubukbaja dengan 1 kasus, Bengkong dengan 1 kasus, Nongsa 2 kasus, Batam Kota 1 kasus, dan Batuaji 6 kasus juga masih berzona kuning.

"Batam secara keseluruhan Zona Kuning," ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Azril Apriansyah.

Per tanggal 10 Oktober 2021, wilayah Kabupaten/Kota se-Kepulauan Riau (Kepri) seluruhnya telah berzona kuning, yaitu Batam, Tanjungpinang, Bintan, Karimun, Lingga, Natuna dan Anambas.

Di Batam, temuan kasus konfirmasi positif berada di tingkat 1, atau perkembangannya kurang dari 20 per minggu, atau rata-rata 0,45/100.000 penduduk per minggu. Sedangkan jumlah pasien yang dirawat inap kurang dari 5 pasien per minggu.

Baca juga: Cerita Dokter Ibrahim, Nakes Pertama yang Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis 3 di Kepri

Baca juga: 76 Nakes Batam Divaksin Dosis Ketiga Pakai Moderna di RS Hj Bunda Halimah

Grafik angka kematian pun berada di tingkat 1, yakni rata-rata kasus meninggal dunia berada di bawah angka 1 setiap minggunya.

Sementara, kapasitas respon dari keseluruhan testing, tracing dan treatment di Batam telah memadai. Dari segi testing, positivity rate capai 0,04 persen per minggu; dari segi tracing, rasio kontak erat capai 18 kasus konfirmasi per minggu; kemudian segi treatment, tingkat okupansi bed rumah sakit hanya mencapai 1,98 BOR per minggu.

"Saat ini masih ada 12 kasus dalam perawatan. Tujuh orang isolasi mandiri, dan lima orang lainnya dirawat di 3 rumah sakit di Kota Batam," katanya.(TribunBatam.id/Roma Uly Sianturi) (Kompas.com/Dian Erika Nugraheny)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Tenaga Kesehatan

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved