Kemenkes Minta Maaf, Tenaga Kesehatan Terima Dobel Pembayaran Insentif
Kemenkes meminta tenaga kesehatan yang menerima dobel pembayaran insentif dalam bula yang sama untuk mengembalikan kelebihannya. Apa penyebabnya?
Ia menekankan, pengembalian kelebihan pembayaran insentif tersebut berlaku bagi fasyankes yang anggarannya dikendalikan pemerintah pusat.
Para nakes tidak perlu khawatir terkait hal tersebut karena proses pembayaran insentif akan terus diproses sesuai ketentuan yang ditetapkan.
Baca juga: Polisi Tangkap Seorang Honorer Nakes Bintan Gegara Narkoba, Kasusnya Kini Ditangani BNN
Baca juga: Tenaga Kesehatan di Batam tak Boleh Divaksin Dosis 3 Bersamaan, Ini Alasannya
"Bahwa hak insentif nakes tetap akan diproses dan dibayarkan sesuai dengan ketentuan yang ada saat ini regulasinya adalah KMK 2439 tahun 2021 ya," tambahnya.
TENAGA Kesehatan di Batam
Sementara tenaga kesehatan di Batam, khususnya yang bertugas di isolasi terpadu Batam Center kembali bertugas di rumah sakit.
Status PPKM level 1 Batam diimbangi dengan jumlah kasus positif pasien covid-19 yang menurun.
Tak ada lagi pasien positif yang menjalani isolasi terpadu di sana membuat sejumlah tenaga kesehatan (nakes) kembali ke rumah sakit tempat mereka awal bertugas.
Tim medis yang dipekerjakan di Asrama Haji merupakan nakes dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah.
"Pasien di Asrama Haji sudah nol," Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Selasa (19/10/2021).
Kendati demikian pihaknya masih melihat kondisi perkembangan selama 3 atau 4 hari kedepan. Amsakar berharap tak ada lagi yang namanya lonjakan kasus Covid-19.
"Yang siaga tinggal Satpol PP," katanya.
Amsakar juga mengimbau masyarakat Kota Batam tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). Seperti pakai masker, jaga jarak, hindari kerumunan, rajin mencuci tangan dan menggunakan hand sanitizer.
Baca juga: Vaksinasi Corona Dosis 3 Untuk Nakes Karimun Bertahap, Kadinkes: Efeknya Cukup Kuat
Baca juga: Cerita Nakes RSUD Dabo Singkep Flaviana Valentia Tangani Pasien Kritis Covid-19
"Covid-19 ini tetap harus diwaspadai. Karena sekarang kita masih hanya mengusahakan vaksinasi. Belum mengobati penyakitnya. Hanya memperkuat imun tubuh," katanya.
Ia berharap Batam cukup sampai gelombang kedua saja.
Sebelumnya diberitakan Kota Batam masih berzona kuning, hingga Senin (18/10/2021) lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/tenaga-kesehatan-rsud-dabo-singkep-lingga.jpg)