Breaking News:

Dinas PUPR Lingga Angkat Suara Soal Proyek Jalan Rp 3,8 M Terdampak Longsor

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Lingag Jeki sebut, jalan yang longsor itu bukan item utama pada pengerjaan jalan yang dianggarkan senilai Rp 3,8 Miliar

Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Dinas PUPR Lingga Angkat Suara Soal Proyek Jalan Rp 3,8 M Terdampak Longsor. Foto proyek jalan di Tanjung Bungsu, Desa Resun, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga longsor beberapa waktu lalu 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lingga angkat suara.

Itu terkait longsor di ruas jalan menuju Tanjung Bungsu, Desa Resun, Kecamatan Lingga Utara beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas PUPR melalui Kabid Bina Marga Dinas PUPR Lingga, Jeki mengatakan, longsor terjadi akibat curah hujan yang cukup tinggi pada Jumat sore.

Adapun kerusakan terjadi tepat pada badan jalan yang lama pada ruas jalan yang sedang dikerjakan.

Sementara itu, bagian jalan yang longsor tersebut, bukan item utama pada pekerjaan jalan yang dianggarkan melalui Dana Alokasi Khusus dengan nilai kontrak Rp 3,8 miliar.

Proyek jalan ini dikerjakan oleh PT Mega Cipta Abadi.

“Titik kerusakan ini memang rawan terjadi longsor, karena bagian bahu jalan ini belum sempat kami pasang pengaman bahu (batu miring atau beronjong)," terangnya.

Baca juga: Ada Titik Longsor pada Peningkatan Jalan Gajah Mada Tiban Batam, Ini Kata Kontraktor

Baca juga: Hujan Deras, Rumah Warga di Tanjunguban Bintan Jebol Diterjang Longsor

Ia mengatakan, anggaran yang disiapkan pada tahap pertama proyek jalan itu tidak cukup untuk item pemasangan struktur tersebut.

"Lebih-lebih lagi titik longsor tersebut merupakan bekas gorong-gorong lama,” kata Kabid Bina Marga ini.

Namun demikian, penanganan ini sudah masuk dalam target rencana kerja Dinas PUPR Lingga pada tahap ke dua nantinya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved