Rabu, 15 April 2026

BERITA SINGAPURA

Kebijakan Singapura Cegah Penyebaran Covid-19 Berlaku Mulai Hari Ini

Singapura membuat kebijakan baru untuk menekan munculnya kasus baru covid-19 yang berlaku mulai hari ini, Senin (1/11/2021).

SINGAPORE
Singapura membuat kebijakan dengan harapan menekan laju penyebaran covid-19 yang berlaku mulai hari ini, Senin (1/11/2021). Foto warga Singapura saat berswafoto. 

Pengemudi taksi dan pribadi ini masuk menjadi daftar pekerja garda terdepan di Singapura yang wajib mendapatkan tes rutin Covid-19 setiap minggunya.

Sebelumnya, kebijakan ini sudah diterapkan kepada pekerja mal, ritel, supermarket, dan pekerja di bidang pengiriman.

Otoritas Transportasi Darat (LTA) Singapura menyebut kebijakan ini baru diterapkan pada pengemudi taksi dan sopir pribadi saat ini, karena ada alasan tertentu.

Mereka memerlukan waktu untuk menjangkau para pekerja yang dimaksud dan mengkoordinasikan bagaimana rancangan tes yang akan dilakukan.

Terlebih, para pengemudi itu merupakan pekerja swasta dengan jam kerja yang berbeda-beda.

Pengetesan para pekerja garda terdepan ini menjadi salah satu usaha Singapura untuk mengamankan masyarakat mereka dari paparan virus corona yang mungkin saja didapatkan dari para pekerja publik tersebut.

KASUS Pertama Covid-19 AY.4.2

Kementerian Kesehatan Singapura melaporkan kasus pertama Covid-19 varian AY.4.2, Kamis (28/10/2021) malam.

Kasus pertama Covid-19 Varian AY.4.2 merupakan kasus impor pada Selasa (26/10/2021).

Seperti diketahui, Covid-19 Varian AY.4.2 merupakan turunan varian Delta.

Varian baru Covid-19 kini sedang meledak di Inggris.

Kementerian Kesehatan mengatakan tidak ada bukti penyebaran ke masyarakat dari kasus tersebut.

"Sementara efeknya masih dipelajari, AY.4.2 saat ini diperkirakan serupa dengan subvarian Delta lainnya dalam hal penularan dan tingkat keparahan penyakit," tambahnya seperti dilansir straitstimes.

Baca juga: Singapura Masih Berjuang Lawan Covid-19, Tenaga Kesehatan Mulai Frustasi

Baca juga: Aksi Tak Pantas Ayah di Singapura, Khawatir Celaka Putri Sendiri Jadi Korban

Subvarian diklasifikasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia sebagai varian yang menarik, tetapi bukan varian yang menjadi perhatian.

BBC melaporkan bahwa menurut para ahli, tes terhadap Varian AY.4.2 sedang berlangsung.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved