WISATA KEPRI
Kuliner Gurih Asal Kepri Ini Sukses Tembus Pasar Mancanegara
Dinas Pariwisata (Dispar) Kepri optimistis ragam kuliner jadi magnet tersendiri dalam mendorong sektor andalan di Provinsi Kepri ini.
Warga Tanjung Berapit Desa Tarempa Barat ini mengungkapkan, proses membuat adonan bisa memakan waktu hingga 1 jam tergantung banyaknya adonan yang ingin dibuat.
"Harus tercampur rata. Kalau kental adonannya, hasilnya bagus ketika sudah digoreng," ujar Rozita kepada TribunBatam.id.
Kerupuk atom ini pun bisa bertahan hingga 3 bulan lamanya.
Baca juga: Rahma Ajak Gali Potensi Pariwisata di Kota Tanjungpinang
Baca juga: PESONA Vihara Dharma Sasana Tanjungpinang, Destinasi Wisata Religi Sejak Abad 17

Kerupuk atom ini bisa awet kalau dikemas sebaiknya dan dihindari terkena cahaya matahari langsung.
Sisa minyak dalam kerupuk yang keluar terkena cahaya matahari membuat kerupuk berbau kurang sedap (tengik).
Pembuat kerupuk atom percaya, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam proses pembuatan.
Satu di antaranya menjaga etika dan sikap.
Jika tidak, kerupuk bisa tidak enak.
Dalam proses menggoreng, kerupuk harus selalu diaduk.
Lama waktu menggoreng sedikitnya membutuhkan waktu hingga 45 menit.
Per kantong, kerupuk atom ini dijual mulai harga Rp 10 ribu, Rp 25 ribu hingga Rp 50 ribu rupiah tergantung besar kemasan kerupuk.
Kerupuk atom asli Anambas kini bisa ditemukan pada sejumlah gerai di Batam dan Tanjungpinang.
Baca juga: Melihat Wisata Kepri Pantai Pongkar di Karimun
Baca juga: Budaya Melayu Jadi Daya Tarik Wisata Kepri, Pemerintah Daerah Meliriknya
Ragam kuliner yang ada di Provinsi Kepri diakui Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kepri, Buralimar menjadi salah satu faktor pendukung sektor pariwisata.
Ia optimistis sektor pariwisata kembali bangkit setelah terdampak pandemi covid-19.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri terus berupaya agar sektor andalan ini membawa dampak positif tidak hanya bagi daerah, namun juga untuk Negara.
"Pak Gubernur Kepri juga memberi perhatian untuk peningkatan sektor pariwisata Kepri. Salah satunya mengenai program yang berkenaan dengan pariwisata," sebutnya belum lama ini. (*/TRIBUNBATAM.id)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Wisata Kepri