Penjara Super Ketat China Kebobolan oleh Orang Ini Hanya Hitungan Menit, Siapa Dia?
Dalam rekaman kamera pengawas, aksi pria kabur dari penjara super ketat di China hanya menggunakan tangan kosong.
TRIBUNBATAM.id - Penjara super ketat di Provinsi Jilin, China bobol oleh orang ini.
Ia merusak pagar kawat yang dialiri listrik bertegangan tinggi.
Dalam rekaman yang dirilis MBC News pada 30 November lalu memperlihatkan, bagaimana ia bisa melarikan diri.
Joo Hyeon Geon nama pria itu memanjat dinding penjara hanya dengan tangan kosong.
Ia lalu memanjat pagar bangunan.
Setelahnya, ia memamnjat atap dan berhasik keluar dari penjara dan berlari kencang hingga menghilang dari rekaman kamera pengawas.
Baca juga: China Punya Jebakan Utang Bikin Inggris Waspada, Indonesia Bagaimana?
Baca juga: China Usik Laut Natuna Utara Kepri, Desak Indonesia Stop Pengeboran Migas
Aksinya untuk kabur dari salah satu penjara super ketat di China itu hanya membutuhkan waktu sekitar 3 menit.
Joo Hyeon Geon ternyata bukan orang sembarangan.
Ia merupakan mantan personel pasukan khusus Korea Utara.
Pada Juli 2013, Joo Hyeon Geon berenang menyeberangi Sungai Tumen ke China setelah dikurung selama 9 tahun di kamp kerja paksa Korea Utara sebagai hukuman atas saudara perempuannya yang membelot ke Korea Selatan.
Dua hari kemudian, ia tertangkap mencuri uang tunai, ponsel, dan sejumlah pakaian dari rumah penduduk setempat.
Ia dihukum penjara selama 11 tahun 3 bulan atas pencurian, masuk negara secara ilegal, dan perampokan.
Joo Hyeon Geon seharusnya bebas pada 21 Agustus 2023.
Namun, ia tampaknya memutuskan untuk kabur lantaran merasa tak dapat menghindari eksekusi jika ia dikembalikan ke Korea Utara setelah bebas dari penjara.
Ia ditangkap polisi setempat setelah pelariannya selama 41 hari.
Tidak diceritakan bagaimana ia bisa tertangkap.
Namun Biro Keamanan Publik Provinsi Jilin sempat menawarkan hadiah sekitar Rp 1,5 Miliar atas penangkapan Joo Hyeon Geon.
Baca juga: Petenis China Buat Gempar, WTA Sampai Tangguhkan Turnamen Akibat Pengakuannya
Baca juga: Janji China Bantu Negara di Afrika Terkait Covid-19, Vaksin hingga Investasi Fantastis
PENJARA Super Ketat di Indonesia
Tidak hanya di China, penjara dengan keamanan super ketat ternyata juga ada di Indonesia.
Lokasinya bahkan berada di pusat kota, Jakarta.
Jenderal TNI Andika Perkasa punya alasan dibalik pembangunan penjara militer super ketat ini.
Hal tersebut yakni untuk memanusiawikan para tahanan militer.
"Hal yang lebih penting dari pembangunan Smart Instalasi Tahanan Militer Pomdam Jaya/Jayakarta yakni lebih manusiawi," kata Jenderal TNI Andika Perkasa dalam siaran YouTube TNI AD, Kamis (6/5/2021).
Dengan sistem ICT instalasi tahanan dapat dikelola dengan baik sekaligus dapat menghindari potensi terjadinya vandalisme, bullying, maupun yang bisa mencederai diri sendiri dari tahanan.
“Segala bentuk gerakan itu ada analisisnya, dan analisisnya dilakukan langsung oleh artificial intelligence. Jadi sudah otomatis. Sekarang semuanya sudah bagus dan sangat aman karena semua yang berada di dalam memang didesain sedemikian rupa,” papar Jenderal Andika Perkasa.
Kadisinfolahtad Brigjen TNI Winarto menjelaskan Instalasi Tahanan Militer Pomdam Jaya/Jayakarta didukung dengan sistem keamanan yang mumpuni.
Kemudian juga tidak ketinggalan sarana dan prasarana lengkap penunjang hak-hak dari tahanan.
Instalasi tahanan militer Pomdam Jaya/ Jayakarta dilengkapi dengan fasilitas yang memadai salah satunya soal hak tahanan untuk menerima kunjungan.
Baca juga: Selebgram China Nasibnya Memilukan, Nekat Akhiri Hidup, Abu Kremasinya Malah Dicuri
Baca juga: Taiwan Andalkan Amerika Serikat Sejak Berkonflik dengan China, Faktanya?
“Di sini juga untuk melaksanakan kunjungan, dilakukan dengan dua cara, yang pertama kunjungan secara langsung, namun tetap dibatasi oleh kaca, sehingga berbicara melalui sarana telepon, namun telepon yang kabel,” ujar Danpuspomad.
Cara berkunjung yang lainnya yakni dengan cara virtual yang dapat diakses melalui website Pomdam Jaya/Jayakarta dan komunikasi virtual dapat dilakukan di satuan-satuan polisi militer.
Sebelumnya, pada 20 April 2021 lalu Jenderal Andika Perkasa meresmikan instalasi tahanan militer berbasis "information communication technology" (ICT) di Markas Polisi Milter Kodam Jayakarta (Mapomdam Jaya), Jakarta Selatan.
Fasilitas ini juga telah dilengkapi dengan kecerdasan buatan untuk memantau gerak gerik para tahanan sehingga menciptakan suasana lebih aman dan nyaman.
NUSAKAMBANGAN
Selain penjara khusus militer yang berada di Jakarta, Indonesia juga memiliki penjara dengan super maximum security.
Lokasinya berada di Nusakambangan, Cilacap.
Fasilitas ini bahkan pernah dihuni oleh Habib bahar Bin Smith saat terjerat kasus hukum pada pertengahan Mei 2020 lalu.
Baca juga: Babak Baru Kasus Pembunuhan Wanita Paruh Baya, JPU Tuntut Penjara Seumur Hidup
Baca juga: China Tunjukkan Taji, Hukum Negara Eropa Ini Buntut Dukung Taiwan
Kepala Lapas Kelas I Batu sekaligus Koordinator Lapas se- Nusakambangan Erwedi Supriyatno mengatakan, Lapas Batu menerapkan sistem super maximum security.
Setiap narapidana menempati satu ruang tahanan atau one man one cell.
"Lapas high risk SOP-nya seperti itu, bentuk bangunan one man one cell," jelas Erwedi.
Sejak pandemi covid-19, aturan keluar masuk di sini semakin diperketat. rombongan wajib menjalani protokol pencegahan virus corona (Covid-19).(TribunBatam.id) (Kompas.tv/Vyara Lestari)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang China
Sumber: Kompas.tv
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/penjara-super-ketat-china-kebobolan.jpg)