Breaking News:

KORUPSI DI BINTAN

Usut Korupsi Apri Sujadi, KPK Bakal Panggil Anggota DPRD Batam, Siapa Dia?

KPK masih mengusut kasus korupsi yang menjerat Apri Sujadi dan Mohd Saleh Umar. Yang terbaru, mereka akan memanggil anggota DPRD Batam. Siapa dia?

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
(Dokumentasi/Biro Humas KPK)
Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam konferensi pers, Selasa (18/8/2020). Penyidik KPK berencana memanggil anggota DPRD Batam di Gedung Merah Putih Jakarta, Rabu (8/12/2021). 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil anggota DPRD di Kepri.

Ini terkait proses hukum yang menjerat Bupati Bintan nonaktif, Apri Sujadi dan Mohd Saleh Umar.

dugaan Tindak Pidana Korupsi pengaturan barang kena Cukai dalam pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan Wilayah Kabupaten Bintan Tahun 2016 sampai 2018 dengan Tersangka Bupati Bintan Non Aktif Apri Sujadi dan Saleh Umar.

Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis (12/8/2021).

KPK memprediksi kerugian Negara yang ditimbulkan oleh keduanya ditaksir mencapai Rp 250 Miliar

Penyidik KPK sebelumnya memanggil anggota DPRD Bintan, Muhammad Yatir di Gedung Merah Putih Jakarta, Rabu (1/12).

Baca juga: KPK Panggil Anggota DPRD Bintan LAGI, Usut Tuntas Kasus Korupsi Apri Sujadi

Baca juga: Sidang Korupsi Dana Desa, Iswandi Divonis 2 Tahun Penjara, Rugikan Negara Rp 180 Juta

Selain Yatir, Direktur PT Yofa Niaga Pastya, Yhordanus juga diminta keterangannya sebagai saksi di gedung Merah Putih KPK.

Muhammad Yatir sebelumnya telah dimintai keterangan oleh penyidik KPK, Selasa (6/4).

Anggota DPRD Bintan periode 2019-2024 itu diminta datang oleh penyidik KPK di Balai Antan Seladang Polres Tanjungpinang.

Kini, penyidik KPK akan memanggil anggota DPRD Batam, Hendra Asman sebagai saksi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved