Breaking News:

INFO PENERBANGAN

Syarat Naik Pesawat Selama Libur Nataru 2021-2022 Sesuai SE Satgas Covid-19 Nomor 24

waktu periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 yang diatur dalam Surat Edaran Satgas Covid-19 adalah tanggal 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022

Kompas.com/Ach. Fawaidi
Pintu kedatangan terminal internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai terlihat sepi di hari pertama pembukaan penerbangan internasional, Kamis, (14/10/2021). 

TRIBUNBATAM.id - Belum lama ini pemerintah menetapkan persyaratan perjalanan jarak jauh, yang terangkum dalam Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 24 Tahun 2021.

Surat Edaran tersebut disusun untuk mengatur aktivitas dan mobilitas masyarakat selama periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 dalam masa pandemi Covid-19.

Tujuannya pemerintah melakukan pengaturan, pengawasan dan evaluasi adalah dalam rangka pengendalian laju penularan Covid-19 selama periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Adapun waktu periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 yang diatur dalam Surat Edaran ini adalah tanggal 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

SE Nomor 24 Tahun 2021 diterbitkan pada 29 November 2021, yang mengatur aktivitas dan mobilitas masyarakat selama periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Baca juga: Informasi Terbaru Penerbangan, Syarat WAJIB Penumpang Perjalanan Udara Lion Air Desember 2021

Baca juga: PPKM Level 3 Batal saat Natal dan Tahun Baru, Diganti Pembatasan Spesifik, Ini Alasannya

Tak berselang lama dari keluarnya Surat Edaran tersebut, pemerintah memutuskan batal menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 pada saat Nataru 2021-2022 mendatang.

Sejumlah pengetatan mobilitas tetap akan dilakukan saat Nataru, sesuai peraturan yang berlaku seperti yang disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

Menurut Luhut, keputusan membatalkan PPKM Level 3 saat Nataru dibuat berdasarkan asesmen vaksinasi di Indonesia, khususnya wilayah Jawa-Bali.

Capaian vaksinasi dosis pertama di Jawa-Bali mencapai 76 persen untuk dosis pertama dan 56 persen untuk dosis kedua.

Menurut Luhut, vaksinasi ini penting untuk membentuk antibodi masyarakat terhadap Covid-19.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved