BPJS Kesehatan Imbau FKTP Tingkatkan Implementasi Kontak Tidak Langsung
BPJS Kesehatan Cabang Batam melalui Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer menyampaikan fokus pelayanan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama 2021.
Penulis: Renhard Patrecia Sibagariang | Editor: Septyan Mulia Rohman
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Fokus pelayanan pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Batam pada 2021 adalah mutu serta kendali.
Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer, Yusrianto mengungkapkan, hal tersebut di antaranyakeluhan pelayanan tanpa iuran biaya, nilai WTA (KESSAN), pemanfaatan sistem antrean online BPJS Kesehatan serta melaksanakan pelayanan kontak tidak langsung.
Yusrianto mengatakan kontak tidak langsung merupakan salah satu kebijakan BPJS Kesehatan di masa pandemi.
Hal ini juga telah didukung oleh berbagai inovasi digital seperti Mobile JKN Faskes yang diharapkan dapat mengoptimalkan pencapaian kontak tidak langsung di masing-masing FKTP.
“Jadi FKTP digalakkan melaksanakan kontak tidak langsung kepada peserta JKN. Hal ini dapat dilakukan melalui Mobile JKN, Whatsapp, telegram, video conference atau media sosial lain untuk menjangkau peserta tanpa melakukan kontak langsung,” kata Yusrianto dalam pertemuan dengan FKTP beberapa waktu lalu dalam keterangan yang diterima TribunBatam.id, Sabtu (11/12/2021).
Baca juga: Cara Mengaktifkan Kartu BPJS Kesehatan yang Terblokir karena Menunggak Iuran
Baca juga: Jelang 2022, BPJS Kesehatan Batam Jalin Kerjasama Baru dengan 3 Klinik Utama
Kontak tidak langsung dapat dilakukan kepada peserta yang sehat maupun sakit.
Jenis layanan yang dapat dilakukan melalui kontak tidak langsung menurut Yusrianto adalah konsultasi promotif preventif, konsultasi pencegahan penyebaran Covid-19, serta konsultasi medis sesuai indikasi medis.
BPJS Kesehatan dalam hal ini memberikan apresiasi kepada Puskesmas Sei Pancur, Puskesmas Galang.
Kemudian kepada Harapan Kita Puri Legenda, Casa Medical Utama dan Casa Medical Bengkong yang sudah mengimplementasikan kontak tidak langsung kepada peserta JKN-KIS baik yang sehat maupun yang sakit.
“Saya harap nanti dari salah satu FKTP ada yang bisa sharing upaya yang dilakukan dalam hal mengimplementasikan kontak tidak langsung dengan nilai yang cukup tinggi,” kata Yusrianto.
Tenaga kesehatan Klinik Harapan Kita Puri Legenda, dr. Asep mengatakan jika bahwa klinik tempatnya bekerja melakukan kontak tidak langsung melalui whatsapp kepada pasien.
“Jadi di setiap klinik Harapan Kita disediakan handphone untuk melayani konsultasi via WhatsApp. Nah, di depan klinik sudah kami infokan bahwa konsultasi bisa via WhatsApp jadi pasien bisa langsung saja,” kata Asep.
Baca juga: Gelar Zoom Meeting, BPJS Kesehatan Ingatkan Faskes untuk Hindari Suap dan Gratifikasi
Baca juga: Cara Cek Status Kepesertaan dan Tunggakan BPJS Kesehatan untuk Bisa Manfaatkan Fasilitas Kesehatan
Asep mengatakan, pasien yang menghubungi lewat WhatsApp akan mendapatkan jawaban otomatis untuk mengisi data seperti nomor identitas pasien, nomor Kartu Indonesia Sehat (KIS), serta keluhan pasien.
Kemudian dokter akan melakukan konsultasi 2 (dua) arah dengan pasien.
“Konsultasi juga bisa via voice note dan voice call. Untuk pemberian obat, pasien tinggal ambil saja ke klinik,” kata Asep.(*)
Baca juga Berita TribunBatam.id di Google
Berita Tentang BPJS Kesehatan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/bpjs-kesehatan-010.jpg)