TIPS SIMPAN MAKANAN
Cara Simpan Bawang Merah dan Cegah Tunas Tumbuh dan Membusuk
Biasanya, stok bawang merah banyak di dapur sehingga harus disimpan dengan baik karena rentan rusak. Bawang yang sudah rusak biasanya ditandai dengan.
TRIBUNBATAM.id - Bawang merah bisa dikatakan sebagai bumbu dasar hidangan khas Indonesia.
Biasanya, stok bawang merah banyak di dapur sehingga harus disimpan dengan baik karena rentan rusak.
Bawang yang sudah rusak biasanya ditandai dengan ciri-ciri tekstur lunak dan lembab, serta bertunas.
Selain itu, terkadang terlalu kering seperti dikutip dari The Spruce Eats.
Untuk menghindari kerusakan tersebut ikuti cara simpan bawang merah mengutip Healthline berikut ini.
Baca juga: TIPS Menyimpan Jamur Tiram agar Tak Cepat Busuk, Tahan hingga Seminggu
Baca juga: Cara Memasak dan Menyimpan Makanan agar Tahan Lama, Koki Buka Rahasianya
1. Simpan di tempat sejuk dan kering
Bawang merah harus disimpan di tempat yang sejuk, kering, gelap dan berventilasi baik.
Tempat seperti ini bisa termasuk ruangan dapur, ruang bawah tanah, dan garasi.
2. Simpan dalam wadah bersirkulasi udara yang baik
Bawang merah akan tahan lama jika disimpan dalam wadah yang tidak kedap udara, seperti kantong jaring, kukusan bambu, keranjang terbuka atau pantyhose.
Tujuan cara simpan ini untuk memastikan sirkulasi udaranya tetap baik.
Bawang merah akan bertahan hingga 30 hari.
Baca juga: TIPS dan Cara Menyimpan Ikan Laut yang Benar agar Tetap Segar dan Tidak Busuk
Baca juga: Cara Menyimpan Hati Ayam yang Benar agar Tetap Segar
3. Bekukan
Sebagai alternatif, bawang merah dapat disimpan di freezer hingga enam bulan.
Untuk membekukan bawang merah, pertama kupas kulitnya dan pisahkan siung.