Kejaksaan Bidik Istri Predator Anak, Tahu Aksi Herry Wirawan Tapi Bungkam?
Kejaksaan masih menjadikan kasus predator anak Herry Wirawan sebagai atensi. Kali ini, penyidik Adhyaksa membidik istri pria 36 tahun itu.
Menurut Yudi, istri pelaku secara terbuka melalui Youtube mengaku mengetahui ada anak yang hamil saat belajar di yayasan milik suaminya.
Baca juga: PREDATOR Anak di Tanjungpinang Perdayai 8 Bocah, Korban tak Cuma Anak Perempuan
Baca juga: Jembatan I Dompak Saksi Bisu Aksi Keji Jhon, Predator Anak Kini Berurusan dengan Polisi
Setelah fakta ini terungkap, maka nasib istri Herry Wirawan pun akan memprihatinkan.
Dia bisa menjadi tersangka jika dalam pemeriksaan ditemukan fakta keterlibatan aksi bejat yang dilakukan Herry Wirawan menghamili banyak santri.
"Istrinya pelaku ini tahu, kenapa tidak melapor dan memberitahukan kepada orang tua atau polisi, kalaupun ada yang memperkosa. Kalau istrinya tidak curiga pada suaminya, harusnya melapor karena dia sebagai penanggung jawab atau pengasuh," ujar Yudi.
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Barat, Asep N Mulyana mengatakan, terkait dugaan keterlibata istri Herry Wirawan, pihaknya bakal melalukukan pemanggilan untuk dimintai keterangan.
MASIH Bisa Senyum?
Dua bulan sudah Herry Wirawan sebelumnya mendekam di rumah tahanan (Rutan) Kebon Waru, Bandung, Jawa Barat.
Predator anak berkedok guru ini kini terjerat kasus hukum karena merudapaksa sejumlah anak didiknya.
Beberapa korbannya bahkan ada yang sudah melahirkan.
Kasus ini sontak saja menyita perhatian publik.
Baca juga: Predator Anak Beraksi 19 Bocah Dinodai, Polisi: Gemar Tonton Film Dewasa Sesama Jenis
Baca juga: Predator Anak Makin Marak, Polisi Diminta Tegas, KPPAD Batam : Pelaku Sudah Selevel Terorisme
Fakta persidangan pun menyebutkan bahwa terdakwa merudapaksa korban di gedung Yayasan KS, pesantren TM, pesantren MH.
Kemudian di basecamp, Apartemen TS Bandung, Hotel A, Hotel PP, Hotel BB, Hotel N, dan Hotel R.
Peristiwa itu berlangsung selama lima tahun, sejak tahun 2016 sampai 2021.
Ia menjabat sebagai guru bidang keagamaan sekaligus pimpinan yayasan itu.
Para korban diketahui ada yang telah melahirkan dan ada yang tengah mengandung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/afjiesf.jpg)