Breaking News:

Tak Mau Kalah Dari Gadget, Lingga Bangkitkan Tradisi Mendongeng Anak untuk Pengantar Tidur

Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama Lingga inisiatif gelar lomba mendongeng anak untuk pengantar tidur saat Hari Amal Bhakti ke-76 Kemenag

Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Peserta saat ikut lomba mendongeng anak untuk pengantar tidur yang diadakan oleh DWP Kementerian Agama (Kemenag) Lingga, Selasa (28/12/2021) 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Hari Amal Bhakti ke-76 Kementerian Agama (Kemenag) dipandang cukup istimewa bagi Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri.

Pasalnya, tahun ini Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Lingga berinisiatif untuk menggelar lomba mendongeng anak untuk pengantar tidur, Selasa (28/12/2021).

Lomba mendongeng anak untuk pengantar tidur ini hanya salah satu perlombaan yang digelar.

Lomba ini pun mendapat antusias dari peserta, yang terdiri dari Guru MTs Aqidatunnajin Daik, MIN Lingga dan istri Kepala KUA.

Kepala Kemenag Lingga, Muhammad Nasir mengatakan, tradisi mendongeng saat ini sudah mulai luntur.

Ia menyebutkan, di era saat ini kehadiran orang tua sebagai pendamping pengantar tidur telah digantikan oleh gadget.

"Tidak ada komunikasi dan interaksi dua arah. Anak-anak ditemani dengan berbagai konten yang terkadang belum usianya," kata Nasir.

Baca juga: Hasil Survei! 60 Persen Anak Bosan Belajar dari Rumah, Kementerian Ajak Orangtua Mendongeng

Baca juga: YKB Polda Kepri Ajak Siswa TK Kemala Tanjungpinang Mendongeng, Ini Pesannya

Tradisi lisan ini menurut Nasir, perlu dihidupkan kembali di rumah-rumah oleh para orang tua.

"Kasihan anak-anak kita ke depan. Mereka adalah calon penerus keluarga dan masa depan bangsa.

Kita rangsang otak mereka dengan cerita-cerita yang mengandung unsur-unsur dan contoh nilai-nilai kebaikan di dalam kehidupan," tambahnya.

Sementara itu, Ketua DWP Kemenag Lingga Siti Maisarah, mengapresiasi peserta yang sudah ikut mendaftar.

Menurutnya, lomba ini memang tidak mudah karena sudah jarang sekali dilakukan.

Namun, ia berharap hal ini bisa dibiasakan di rumah kepada anak.

"Jangan sampai peran orang tua digantikan oleh teknologi," ucap Maisarah. (TribunBatam.id/Febriyuanda)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved