Rabu, 29 April 2026

BERITA SINGAPURA

Pemuda di Singapura Terlibat Beragam Aksi Kriminal Sejak Remaja, Dapat Ilmu dari Internet

Seorang pemuda di Singapura berbuat aksi kriminal sejak usianya 16 tahun. Ia didakwa kejahatan berlapis. Bagaimana ceritanya?

Tayang:
ilustrasi
Pemuda di Singapura terlibat beragam kasus kriminal. Aksinya sudah ia lakukan sejak usianya masih 16 tahun. Foto Ilustrasi. 

SINGAPURA, TRIBUNBATAM.id - Seorang pemuda di Singapura didakwa kejahatan berlapis.

Pria yang berusia 20 tahun awal bulan ini bahkan terlibat aksi kejahatan sejak September 2018.

Tepatnya mencuri dua unit sepeda motor ketika usianya masih 16 tahun.

Ia juga dilaporkan pernah mengendarai kendaraan bermotor tanpa dilengkapi surat izin mengemudi.

Dalam insiden yang tidak terkait, pelaku juga mengeluarkan pisau lipat dan menggunakannya untuk mengancam seorang bocah lelaki berusia 14 tahun.

Ini diketahui terjadi pada tahun lalu.

Pengadilan sebelumnya telah meminta laporan untuk menilai kesesuaiannya untuk pelatihan reformatif, dan dia awalnya diperkirakan akan dijatuhi hukuman pada Selasa 28/12/2021).

Baca juga: Singapura Buat Aturan Bagi Pekerja Cegah Varian Omicron, Berlaku Awal Tahun 2022

Baca juga: Singapura Makin Awas Covid-19 Varian Omicron, Turis 10 Negara Ini Dilarang Masuk

Kasusnya telah ditunda hingga Januari tahun depan.

Empat belas dakwaan lainnya akan dipertimbangkan selama hukuman.

Pelanggar yang diperintahkan untuk menjalani pelatihan reformasi akan ditahan di sebuah pusat dan dibuat untuk mengikuti aturan ketat yang mencakup latihan hingga konseling.

Menurut dokumen pengadilan seperti dikutip The Strait Times, dia pernah berbuat kriminal pada salah satu rumah di Clementi pada 6 September tahun itu dan mencuri $5 tunai.

Aksi kriminalnya diketahui terus berlanjut termasuk pencurian dan penyerangan.

Pemuda itu dilaporkan juga mencuri sepeda motor pertamanya pada 3 Agustus 2021.

Dia sedang berjalan di Tah Ching Road di Jurong hari itu ketika dia melihat bahwa kendaraan yang tidak dijaga memiliki kunci kontaknya.

Wakil Jaksa Penuntut Umum Theong Li Han mengatakan terdakwa kemudian memutuskan untuk mencuri sepeda motor.

Baca juga: Singapura Atur Ekstra Ketat Kru Maskapai Penerbangan Tujuan Inggris Cegah Varian Omicron

Baca juga: Pengadilan Singapura Vonis Penjara Seorang Pria, Akhir Drama Pasangan Sejenis

Terdakwa menyalakan sepeda motor dan mulai mengendarainya serta berniat pergi ke Telok Blangah.

"Namun, tersangka tergelincir dan jatuh dari sepeda motor tidak jauh dari situ. Terdakwa kemudian meninggalkan sepeda motor itu untuk naik bus ke Telok Blangah," ucapnya seperti dikutip The Strait Times, Kamis (30/12/2021).

Remaja tersebut belajar cara menyambungkan sepeda motor dari YouTube untuk mencurinya.

Tersangka ditangkap karena mencuri 3 sepeda motor di Woodlands, Canberra dan Redhill.

Seorang pria berusia 20 tahun, yang merupakan pemilik sah kendaraan itu, kemudian menemukannya di lingkungan yang sama dan memberi tahu polisi.

Ia ditangkap polisi tak lama kemudian.

Dokumen pengadilan tidak mengungkapkan apa yang terjadi selanjutnya.

Tetapi pemuda itu sedang berjalan di Telok Blangah sembilan hari kemudian.

Itu setelah dia melihat sepeda motor kedua yang kunci kontaknya berada di kunci kontak karena pemiliknya lupa melepasnya.

Pelaku kemudian mencuri kunci dan meninggalkan tempat tersebut.

Dia kembali beberapa hari kemudian, menggunakan kunci untuk menyalakan sepeda motor dan mengendarainya ke Ghim Moh.

Baca juga: Singapura Hentikan Sementara Tiket Pesawat VTL, Gegara Omicron Masuk Negeri Jiran Wajib Karantina

Baca juga: Momen Wapres Maruf Amin Bersorak Sorai Saat Timnas Indonesia Jebol Gawang Singapura

Pemuda itu juga mengizinkan dua temannya untuk naik kendaraan meskipun pasangan itu tidak memiliki izin untuk itu.

Pemilik sepeda motor kedua ini membuat laporan polisi pada 22 Agustus.

Sepeda motor dan kuncinya kemudian ditemukan dari salah satu teman pemuda itu delapan hari kemudian dengan kondisi kendaraan penuh goresan.(TribunBatam.id) (The Strait Times)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Singapura

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved