Breaking News:

KARIMUN TERKINI

Kasus Dugaan Penipuan Lowongan Kerja PT Saipem, Dua Wanita Ditetapkan Tersangka

Polisi menetapkan dua wanita sebagai tersangka kasus dugaan penipuan yang menjanjikan kerja di PT Saipem Indonesia Karimun Branch.

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/YENI HARTATI
Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Arsyad Riyandi, saat memberikan keterangan terkait informasi lowongan kerja berkedok penipuan. 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Ratusan masyarakat Kabupaten Karimun menjadi korban penipuan setelah diimingi kerja di salah satu perusahaan besar yakni PT Saipem Indonesia Karimun Branch.

Kini, polisi telah menetapkan dua tersangka dalam kasus penipuan tersebut.

Dimana kedua tersangka tersebut merupakan perempuan.

Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Arsyad Riyandi mengatakan kedua tersangka memiliki peran dalam kasus penipuan tersebut.

Namun, pihak kepolisian tidak menyebutkan identitas ataupun inisial kedua tersangka yang telah diamankan itu.

"Sudah kami tetapkan dua orang tersangka setelah kami melakukan gelar perkara, dan unsur-unsur perbuatan mereka telah mencukupi," ucap AKP Arsyad Riyandi, Minggu (2/1/2022).

Dengan begitu, polisi masih terus melakukan penyelidikan lanjutan untuk mengungkap dalang dari kasus penipuan berkedok lowongan kerja tersebut.

Baca juga: WARNING BMKG! Warga Lingga Diminta Waspadai Potensi Banjir Besok 3 Januari 2022

Baca juga: KABAR GEMBIRA! Pelabuhan Roro Jagoh Lingga Sudah Beroperasi Lagi

Diberitakan sebelumnya, para korban dijanjikan oleh pelaku bernama Asep Efendi bahwa ratusan yang menjadi korban penipuan itu akan masuk bekerja pada 6 Desember 2021 lalu.

Bahkan AKP Arsyad Riyandi juga menyebutkan penyelidikan yang dilakukan pihaknya itu sempat memiliki kendala.

"Minimnya korban yang bersedia memberikan keterangan. Dari ratusan korban hanya belasan saja yang bisa memberikan keterangan sehingga penyelidikan tidak kooperatif," tambahnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved