5 Negara 'Sarang' Varian Omicron, dari Amerika Serikat hingga India
Belum usai Delta meluluhlantakkan dunia kini varian Omicron muncul dan membuat heboh banyak negara. Varian ini pertama dilaporkan di Afrika Selatan
Sebagaimana dikutip dari kompas.com, berdasarkan data yang dihimpun, sejauh ini belum ada kasus kematian akibat Omicron.
Baca juga: Singapura Laporkan Ratusan Infeksi Varian Omicron Baru, Mayoritas Kasus Impor
Baca juga: Waspadai Omicron, Batam Perketat Prokes di Tempat Ibadah
Australia
Australia melaporkan rekor 47.816 kasus baru Covid-19 pada 3 Januari 2022, saat varian Omicron yang sangat menular menyebar dengan cepat.
Selain itu, sejak awal pandemi dilaporkan rawat inap tertinggi sebanyak 2.682 kasus.
Meningkatnya kasus secara signifikan membebani tempat pengujian negara ini, menyebabkan kurangnya stok dan waktu tunggu yang lama untuk hasil.
Negara ini telah melaporkan kematian pertama kasus Omicron pada 27 Desember 2021.
Kematian yang terjadi merupakan seorang pria berusia sekitar 80 tahun dengan kondisi kesehatan yang mendasarinya atau komorbid.
Disebutkan bahwa pria ini tertular virus di fasilitas perawatan lanjut usia dan meninggal di rumah sakit Sydney.
Sejauh ini, pihak berwenang tidak memberikan rincian tambahan mengenai kematian kasus Omicron di Australia tersebut.
Baca juga: Gara-gara Omicron, Amerika Serikat Batalkan 800 Penerbangan Selama Musim Nataru
Baca juga: OMICRON Mulai Masuk Indonesia, Belum Ditemukan di Kepri, Varian Delta Masih Mendominasi
.
.
.
(*/ TRIBUNBATAM.id)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/varian-baru-virus-covid-19-omicron.jpg)