Breaking News:

PETAKA Awal Tahun, Remaja Bawa Motor Tak Pakai Helm Meninggal Dunia di Tempat

Polisi mengungkap kronologis petaka awal tahun yang dialami seorang remaja 16 tahun yang membawa sepeda motor.

TribunBatam.id/Alfandi Simamora
Kasatlantas Polres Bintan AKP Kartijo mengungkap kronologis remaja meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas (lakalantas). 

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Seorang pelajar di Pulau Bintan, Provinsi Kepri meninggal dunia dengan tragis.

Remaja berumur 16 tahun berinisial Es ini mengalami kecelakaan tunggal di jalan menuju Desa Ekang Anculai, Minggu (9/1/2022) siang.

Kepalanya terbentur ke parit saat mengendarai sepeda motor di jalan menikung.

Sepeda motor Yamaha MX nomor polisi BP 4314 TS yang dikendarainya terjatuh ketika melaju dari arah Simpang Penaga Lintas Barat menuju Simpang Lagoi.

Nyawanya tak dapat tertolong karena saat kepalanya terbentur, ia tidak mengenakan helm.

"Yang bersangkutan meninggal dunia di lokasi kejadian," ungkap Kapolres Bintan melalui Kasatlantas Polres Bintan, AKP Kartijo, Senin (10/1/20221).

Baca juga: Kecelakaan di Laut Masih Dominan, Basarnas Natuna Selamatkan 113 Orang Tahun 2021

Baca juga: 3 Anggota TNI Buang Mayat Sejoli ke Sungai, Ternyata Pelaku Ingin Hilangkan Bukti Kecelakaan

Dengan adanya kejadian itu, AKP Kartijo mengingatkan kepada seluruh pengendara untuk tetap waspada dan berhati-hati saat berkendara.

"Patuhi peraturan lalu lintas dan tidak memacu kendaraan diatas batas kecepatan yang diatur,khususnya kepada pengendara sepeda motor di himbau untuk selalu menggunakan helm. Sebab helm penting sebagai pelindung bagian vital pengendara saat terjadi kecelakaan lalu lintas," tegasnya.

DATA Polda Kepri

Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) sebelumnya mencatat sepanjang tahun 2021 ada sebanyak 540 kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Kepri.

Jumlah itu diklaim mengalami penurunan dari tahun sebelumnya, 2020 sebanyak 704 kasus.

“Kecelakaan lalu lintas selama tahun 2020 sebanyak 704 kasus. Jika dibandingkan dengan tahun 2021 sebanyak 540 kasus. Berarti mengalami penurunan sebanyak 23,2 persen,” ujar Kapolda Kepri, Irjen Pol Aris Budiman, Minggu (2/1/2022).

Adanya penurunan itu, lantaran selama tahun 2021 ini semua pihak disibukkan dengan penanganan Covid–19.

"TNI-Polri merupakan garda terdepan. Kami berupaya sekuat tenaga dengan semua kemampuan yang ada untuk mengatasi Pandemi Covid-19 ini, jangan sampai virus yang terbaru Omicron masuk ke tempat kita," ujarnya.

Baca juga: Kecelakaan Maut, Seorang Wanita Tewas Mengenaskan Setelah Jatuh Dari Speda Motor

Baca juga: Persikabo Berduka, Pemain Muda Raychan Adji Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved