Sabtu, 13 Juni 2026

BERITA MALAYSIA

Malaysia Rugi Rp 20 Triliun Gegara Negeri Jiran Alami Banjir Parah

Malaysia lewat badan statistik negeri jiran mengumumkan kerugian akibat banjir parah yang menerjang sejumlah wilayah di sana.

Tayang:
KONTAN
Ribuan warga Malaysia dievakuasi menyusul musibah banjir yang melanda 7 negara bagian di Malaysia, Minggu (2/1/2022). 

MALAYSIA, TRIBUNBATAM.id - Banjir yang terjadi di Malaysia pada akhir tahun 2021 hingga awal 2022 masih menyisakan pilu bagi warga negeri jiran.

Badan statistik negara itu mengumumkan kerugian negara yang tidak sedikit akibat banjir parah yang menerjang sejumlah wilayah di Malaysia tersebut.

Tidak hanya permukiman penduduk, banjir juga berdampak pada kawasan bisnis hingga pabrik.

Badan statistik negeri jiran itu juga mengumumkan terdapat sekitar 500 orang tewas dan sedikitnya 125 ribu warga mengungsi dari tempat tinggal mereka akibat banjir di Malaysia.

Malaysia ditaksir merugi hingga 6,1 miliar Ringgit atau setara Rp 20.9 triliun.

Sedikitnya setengah dari kerugian banjir Malaysia terjadi di Selangor, negara bagian terkaya dan terpadat di Malaysia, yang mengelilingi Kuala Lumpur.

Baca juga: Polisi Batam Tangkap Pemilik Kapal Pembawa PMI Ilegal Terbalik di Johor Malaysia

Baca juga: Warning BMKG! Masyarakat Pesisir di Wilayah Kepri Ini Diminta Waspada Banjir Rob

Kerusakan aset publik dan infrastruktur menyebabkan kerugian 2 miliar ringgit (Rp 6,86 triliun), sementara rumah dan bisnis masing-masing mencatatkan 1,6 miliar ringgit (Rp 5,49 triliun) dan 500 juta ringgit (Rp 1,7 triliun) dari total kerugian.

Adapun sektor manufaktur menderita kerugian 900 juta ringgit (Rp 3 triliun), menurut laporan tersebut yang dikutip AFP.

Sebanyak 1,1 miliar ringgit (Rp 3,77 triliun) kerugian lainnya tidak disebutkan di sektor apa.

Hujan muson yang lebat memicu banjir terburuk di Malaysia dalam beberapa tahun dari pertengahan Desember 2021 hingga awal Januari 2022.

Malaysia mengalami banjir tahunan selama musim hujan November hingga Februari, tetapi tahun ini sangat parah yang dituding akibat perubahan iklim.

Pemerintah mendapat kecaman karena dikritik lambat menangani dan bantuannya tidak memadai.

Baca juga: Malaysia Masih Diminati TKI, Polres Karimun Gagalkan Penyelundupan Calon PMI Ilegal Lagi

Baca juga: Hujan Es Banjiri Desa di Trucuk Klaten, BPBD: Pernah Terjadi di Ngawen

Pada beberapa daerah yang paling parah dilanda banjir Malaysia, orang-orang harus menunggu berhari-hari di atap rumah yang terendam banjir sebelum akhirnya diselamatkan.

SEKALI Dalam Satu Abad?

Banjir di Malaysia yang terjadi sejak Sabtu (18/12/2021) diketahui terjadi sekali dalam satu abad.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved