Senin, 1 Juni 2026

Jejak Masyarakat Tionghoa Dicap Minoritas di Indonesia

Migrasi orang-orang Tionghoa hingga ke Indonesia disebut telah terjadi lama. Percampuran bahkan sudah terjadi hingga ke wilayah genetika.

Tayang:
Tribun Jatim
FOTO ILUSTRASI - Bangunan Masjid Cheng Hoo Surabaya 

Hasil kajian para arkeolog Universitas Hasanuddin dan tim internasional atas Besse ini dipublikasikan di jurnal Nature pada 25 Agustus 2021.

Tionghoa totok vs peranakan

Para pengamat asing cenderung berhubungan dengan Tionghoa yang baru tiba, selama-lamanya paling baru satu atau dua generasi keluarganya berimingrasi dari Tiongkok.

"Ini karena mereka (Tionghoa yang baru tiba) itulah yang lebih banyak mengusahakan toko-toko kecil. Mereka mempunyai cara hidup dan mata pencaharian yang lain dengan yang sudah lama tinggal di Jawa," papar Onghokham.

Pemerintah kolonial Hindia-Belanda juga tak punya banyak catatan soal etnis Tionghoa, terutama sebelum 1928.

Salah satu salah kaprah yang dicatat Onghokham berlatar kedangkalan pengetahuan itu adalah keberadaan buku yang menyebut bahwa ucapan "kamsia" berarti "selamat pagi".

Padahal, arti sesungguhnya adalah "terima kasih".

Mitos etnis ini susah dilebur dibantah antara lain dari riset Dr GW Skinner di Thailand.

Di negeri itu, misalnya, tak ada sebutan Tionghoa peranakan.

Di Thailand, Tionghoa yang baru tiba dari China atau keluarganya baru maksimal dua generasi menetap disebut sebagai China totok.

Baca juga: Kuliner Khas Imlek Wajib Ada di Spring Festival, Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Orang Tionghoa

Bila keluarganya sudah lebih dari dua generasi tinggal di situ, mereka sudah melebur dengan warga setempat.

Sejatinya hal serupa terjadi juga di Indonesia. Pigeaud dalam Aantekeningen van de Oosthoek, sebut Onghokham, menyatakan bahwa tak sedikit kontribusi Tionghoa terhadap komposisi penduduk pesisir.

Onghokham menyitir pula Dr Loe Ping Kian yang mengungkap bahwa banyak famili di Indonesia mempunyai darah Tionghoa.

Dalam buku kumpulan tulisannya, Onghokham menggunakan penggolongan Tionghoa totok dan peranakan untuk memotret situasi di Indonesia.

Tionghoa totok adalah mereka yang lahir di Tiongkok dan baru tiba di Indonesia.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved