BATAM TERKINI
Jumlah PMI Transit Batam Positif Covid-19 Terus Naik, Hari Ini 13 Orang Masuk RSKI Galang
Jumlah PMI terkonfirmasi positif covid-19 saat transit di Batam terus bertambah. Hari ini Rabu (2/2/2022) ada tambahan 13 kasus baru di RSKI Galang.
Penulis: Beres Lumbantobing |
Seluruh kasus aktif tersebut, tidak ada yang menjalani isolasi mandiri.
Sebanyak 58 orang dikarantina di RSKI Covid-19 Galang, 6 pasien di RS Awal Bros, 3 pasien di RSBP Batam, 2 pasien di RS Elisabeth Batam Kota, 1 pasien di RS Elisabeth Lubukbaja, 1 pasien di RSUD Embung Fatimah, dan 1 pasien di RS Budi Kemuliaan.
Baca juga: Penerapan K3 di Kepri saat Era Digitalisasi
Baca juga: BUAYA Sering Muncul di Permukaan, Nelayan Warga Pulau Temoyong Batam Takut Melaut
"Batam Kota kembali zona merah," ungkap Didi.
Bertambahnya kasus baru, membuat Kecamatan Batam Kota berubah menjadi zona merah dengan kemunculan 22 kasus aktif.
Setelahnya, Kecamatan Bengkong pun berubah oranye dengan 15 kasus aktif.
Selain itu, 7 kecamatan lainnya masih berzona kuning, yakni Sei Beduk dengan 2 kasus aktif, Sagulung dengan 3 kasus, Batuaji 1 kasus, Sekupang 10 kasus, Lubukbaja 8 kasus, Batuampar 4 kasus, dan Nongsa 7 kasus.
Sementara itu, 3 kecamatan di hinterland, yakni Belakangpadang, Galang, dan Bulang masih berzona hijau tanpa kasus aktif Covid-19.
Dilarang Isolasi Mandiri di Rumah
Sementara itu, saat ini ada aturan baru pasien yang terkonfirmasi probable omicron tetap diisolasi di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang.
Kendati selama ini, RSKI Galang ini masih diperuntukkan untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang pulang melalui Batam namun terkonfirmasi positif Covid-19.
Tempat warga Batam yang isolasi akibat probable Omicron akan dibedakan ruangannya. Sehingga tidak tergabung antara PMI dan warga Batam.
"Di RSKI Galang gambarannya ada 400 bed. Masih terisi beberapa saja. Sehingga masih bisa dimanfaatkan," ujar Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Rabu (2/2/2022).
Ia menegaskan, saat ini Pemerintah Kota (Pemko) Batam melarang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 isolasi mandiri (isoman) di rumah.
Di khawatirkan pasien tersebut akan kontak erat dengan keluarga serumahnya.
Baca juga: PRESIDEN Jokowi Meradang Dengar Keluhan WNA Soal Dugaan Praktik Mafia Karantina
Baca juga: MARAH Istri Tetap Kerja saat Hari Libur, Seorang Pria Bakar Kantor Bappeda Riau
"Kebijakan kita masih dilarang untuk isoman. Harus dibawa ke Rumah Sakit. Kalau dia terkonfirmasi Probable Omicron di karantina di RSKI Galang. Kalau dia positif Covid-19 di isolasi di rumah sakit di Batam," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/12012022rski-galang-batam.jpg)