JUMLAH Kasus Baru Omicron di Indonesia Naik Lagi, Hari Ini Bertambah 32.211 Orang
Berdasarkan data yang dirilis Satgas Covid-19, Jumat (4/2/2022) jumlah kasus baru positif Covid-19 atau corona di Indonesia bertambah 32.211 orang.
TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Berdasarkan data yang dirilis Satgas Covid-19, Jumat (4/2/2022) jumlah kasus baru positif Covid-19 atau corona di Indonesia bertambah 32.211 orang.
Dengan adanya tambahan kasus tersebut, kini total kasus covid-19 di Indonesia menjadi 4.446.694 kasus.
Melihat hal tersebut, Jangan anggap enteng dan tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan.
Sementara itu, jumlah yang sembuh dari kasus Corona bertambah 7.190 orang sehingga menjadi sebanyak 4.161.987 orang.
Sedangkan jumlah orang yang meninggal akibat virus Corona di Indonesia bertambah 42 orang menjadi sebanyak 144.453 orang.
Jumlah kasus aktif Covid-19 di Indonesia mencapai 140.254 kasus.
Pemerintah meminta masyarakat memiliki tanggung jawab yang tinggi dan kolektif untuk mematuhi protokol kesehatan.
Karena untuk menekan wabah Corona, dimulai dari menekan angka penularan.
Baca juga: Saat Puncak Ledakan Omicron di Indonesia, Diprediksi Tembus 150.000 Kasus per Hari
Baca juga: 34 Warga Batam Probable Omicron, Wawako : Cepat Menyebar Tapi Tingkat Kematian Rendah
Untuk itu, pemerintah menekankan pentingnya perilaku 5M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas.
Berdasarkan banyak penelitian, rajin mencuci tangan bisa menurunkan risiko penularan virus, termasuk virus Corona sebesar 35%.
Sementara memakai masker bisa mengurangi risiko penularan virus Corona hingga 45% kalau memakai masker kain.
Sementara kalau menggunakan masker medis, risiko penularan berkurang hingga 75%.
Puncak Ledakan Diprediksi Capai 150.000 Kasus Sehari
Sebelumnya diberitakan itu, kasus Covid-19 Indonesia terus melonjak pesat setiap harinya.
Berdasarkan update pada Kamis (3/2/2022) siang, jumlah kasus baru dalam 24 jam terakhir bertambah 27.197 orang, melonjak tajam dari 17.895 pada hari sebelumnya.
Namun, ini baru awal gelombang ketiga. Puncak kasus diprediksi mencapai 100 ribu hingga 150 ribu per hari.