BERITA SINGAPURA
Singapura Ikuti Sikap Amerika Serikat dan Inggris Soal Ketegangan di Ukraina
Singapura mengikuti jejak Amerika Serikat, Inggris dan 17 negara lainnya terkait situasi yang terjadi di Ukraina.
Ukraina dengan penduduk 44 juta orang yang sebelumnya tergabung dengan Uni Soviet dan berbagi perbatasan sepanjang 1.900 kilometer dengan Rusia.
Seruan Kementerian Luar Negeri Singapura yang menyarankan warganya untuk sesegera mungkin meninggalkan Singapura diumumkan pada Minggu (13/2/2022) malam waktu setempat.
MFA mempertimbangkan ketegangan yang terus meningkat di Ukraina dan wilayah sekitarnya di tengah ancaman invasi Rusia.
“Mengingat situasi saat ini, warga Singapura di Ukraina disarankan untuk meninggalkan negara itu sesegera mungkin melalui sarana komersial selagi masih memungkinkan,” kata MFA dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Channel News Asia (CNA), Senin (14/2/2022).
Baca juga: Tiongkok Protes Keras! Amerika Serikat, Jepang Jalin Kerja Sama Militer, China Gandeng Rusia
Baca juga: Dibuat Tergila-gila, Cowok Ukraina ini Ungkap 10 Alasan Mengapa Banyak Bule Suka Wanita Indonesia
MFA menyebut Singapura tidak memiliki misi diplomatik di Ukraina dan "tidak ada jaminan" bahwa MFA akan berada dalam posisi untuk membantu warga Singapura meninggalkan negara itu jika konflik terjadi.
“Mereka yang masih berada di Ukraina harus segera mendaftar ke MFA jika mereka belum melakukannya,” tambah keterangan MFA.
MFA Singapura menyebut warga yang membutuhkan bantuan konsuler dapat menghubungi Kantor Tugas MFA 24 jam.
Kekhawatiran akan invasi Rusia ke Ukraina semakin terasa nyata setelah Rusia menempatkan lebih dari 100.000 tentara di dekat Ukraina.
Amerika Serikat (AS) mengatakan pada Jumat (11/2/2022), bahwa invasi Rusia dapat dimulai kapan saja, meskipun Rusia telah menyangkal soal pembicaraan tersebut.
AS dan pemerintah Barat lainnya telah lebih dulu mendesak warganya untuk meninggalkan Ukraina, dan Washington pada Sabtu (12/2/2022), mengatakan pihaknya memerintahkan sebagian besar staf kedutaan Kiev untuk melakukannya.
Berikut 19 negara yang telah meminta warganya keluar dari Ukraina di tengah ancaman Perang Dunia III:
- Jerman
Baca juga: Gubernur Kepri Ansar Ahmad Bakal Sambut Turis Pertama Jalur Laut dari Singapura
Baca juga: Kapal Travel Bubble Pertama Batam 18 Februari, Ini Syarat untuk Wisman Singapura
- Italia
- Inggris
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/konflik-rusia-vs-ukraina.jpg)