BATAM TERKINI
5.000 Pekerja di Batam Cairkan JHT Sepanjang Januari 2022
Jumlah tenaga kerja yang mencairkan Jaminan Hari Tua (JHT) di BPJS Ketenagakerjaan Batam meningkat di awal 2022 jika dibandingkan 2021.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Jumlah tenaga kerja yang mencairkan Jaminan Hari Tua (JHT) di BPJS Ketenagakerjaan Batam meningkat di awal 2022 jika dibandingkan 2021.
Peningkatan ini juga disusul dengan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM).
Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Batam Nagoya, Sonny Suharsono memaparkan jumlah tenaga kerja yang mencairkan JHT pada 2021 sebanyak 32.122 kasus dengan besaran yang dibayarkan sebesar Rp 365, 9 miliar.
Sementara tenaga kerja yang mencairkan JHT di sepanjang Januari 2022 sudah mencapai 5.000 orang.
"Berarti peningkatannya drastis di Januari 2022 ini. Jumlah tenaga kerja yang mencairkan cukup banyak," ujar Sonny, Selasa (22/2/2022).
Sementara untuk Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), ada sebanyak 8.527 yang klaim, besaran yang dibayarkan sebesar Rp 36.7 miliar.
Sementara tenaga kerja yang klaim JKK ada sebanyak 463 orang jumlah yang dibayarkan ada Rp 4 miliar.
"Berarti kesimpulannya di Batam setiap hari terjadi kecelakaan kerja sebanyak 10 lebih," katanya.
Baca juga: BANYAK Diprotes Buruh, Presiden Minta Aturan JHT Kembali Direvisi
Baca juga: Apindo Batam Mengejak Seluruh Pekerja Awasi Dana JHT
Untuk tenaga kerja yang klaim Jaminan Kematian (JKM) pada 2021 sebanyak 371 kasus dengan Rp 16.6 miliar.
Sementara pada Januari 2022 sebanyak 32 kasus yang sudah melakukan klaim dengan jumlah yang dibayarkan sebesar Rp 1.4 miliar.
"Hampir setiap hari ada kasus meninggal," katanya.
Terakhir, adalah Jaminan Pensiun (JP) program baru sejak 2015. Ada sebanyak 4327 tenaga kerja yang mencairkan JP dengan jumlah yang dibayarkan Rp 4.3 miliar.
Sementara untuk 2022 ini, sudah sebanyak 47 orang yang mencairkan Jaminan Pensiun dengan jumlah yang dibaraykan sebesar Rp 570 juta.
"Klaim yang kita bayarkan tidak ada klaim tertunda. Begitu ada klaim masuk kita pastikan langsung kita proses sesuai dengan SLA," katanya.
Seperti diketahui, 2022 ini BPJS Ketenagakerjaan ini memiliki 4 program.
Yakni kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua dan jaminan pensiun.
"Jumlah penduduk Kota Batam 1.2 juta. Kalau angkatan kerja berkisar 700 ribuan orang. Secara Batam, kepesertaan 353 ribu. Masih ada 48 persen yang belum join," katanya. (TRIBUNBATAM.id / Roma Uly Sianturi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-cara-mengecek-saldo-jht-bpjs-ketenagakerjaan.jpg)