Breaking News:

PARIWISATA KEPRI AMAN

Kadispar Kepri Dukung Bupati Natuna Adakan Event Pasar Kaget di Pantai Piwang

Pantai Piwang dibangun menggunakan Bantuan Program Pengembangan Masyarakat 2018 Medco E&P Natuna Ltd dan Premier Oil Sea Natuna BV.

Penulis: Muhammad ilham | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/MUHAMMAD ILHAM
Suasana sore hari di Pantai Piwang, Ranai Kota, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. 

Biasanya, pantai ini ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal dan wisatawan asing pada sore hari dan hari libur.

Sebagai upaya peningkatan nilai ekonomi melalui sektor pariwisata, Bupati Natuna, Wan Siswandi telah membuka Pasar Kaget di Pantai Piwang dan digelar setiap malam Minggu dan pagi Minggu.

Pasar kaget ini diresmikan Wan Siswandi saat membuka kegiatan Natuna GEO Sport dan Bazar dan senam bersama di Pantai Piwang, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Minggu (6/2/2022) kemarin.

Pasar kaget tersebut diperuntukkan untuk para pedagang baju dan perabot rumah tangga serta mainan anak-anak berjualan di sekitar Pantai Piwang.

"Kalau masyarakat banyak berkumpul di Pantai Piwang pada malam Minggu, tentu sepi tempat orang jual baju, jadi apa salahnya kita siapkan tempat untuk mereka (pedagang) menambah penghasilan, dan saya harap suasana di Pantai Piwang pun juga hidup," ujar Wan Siswandi.

Namun, dikarenakan tingginya lonjakan kasus Covid-19 di Natuna saat ini membuat Pasar Kaget di Pantai Piwang dihentikan sementara.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Buralimar mendukung upaya Pemkab Natuna dengan mengadakan event berupa Pasar Kaget tersebut sebagai upaya meningkatkan nilai pariwisata.

Menurutnya, dengan adanya event seperti itu akan sangat membantu meningkatkan perekonomian dan juga mempromosikan pariwisata di Natuna.

"Saya sangat mendukung langkah yang diambil Bupati Natuna ini, karena meningkatnya nilai pariwisata juga harus didukung melalui event yang di dalamnya terdapat pelaku UMKM, seperti adanya bazar mau stand makan maupun pakaian," kata Buralimar kepada Tribunbatam.id melalui telepon, Rabu (23/2/2022).

Di tengah pandemi Covid-19, lanjut Buralimar agar pemerintah daerah dapat mengendalikan keadaan tersebut.

"Artinya pemerintah harus bisa mengendalikan keadaan tersebut meskipun di tengah pandemi, jadi sektor pariwisata dan ekonomi tetap bisa jalan tentunya dengan memperhatikan protokol kesehatan," tuturnya.

Terlebih saat ini berbagai negara pun telah berusaha hidup berdampingan dengan Covid-19.

"Misalnya saja saat ini antara kita Indonesia (Provinsi Kepulauan Riau) dengan negara Singapura, telah melaksanakan Travel Bubble," kata Buralimar.

Agar sektor pariwisata tetap bisa berjalan di tengah pandemi, ia berpesan agar seluruh pelaku pariwisata mengikuti program pemerintah berupa vaksinasi.

"Karena dengan vaksinasi ini herd imunity atau kekebalan komunal tercipta, sehingga penyebaran virus Corona dapat ditekan dan pariwisata bisa berjalan," katanya. (TRIBUNBATAM.id/Muhammad Ilham)

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved