Selasa, 21 April 2026

Jenderal Bintang 2 Rusia Paling Disegani Tewas oleh Sniper Ukraina

Perang Rusia dan Ukraina dilaporkan menewaskan Jenderal Bintang 2 dari pihak Vladimir Putin. Kematiannya pun terbilang mencengangkan.

TribunBatam.id/Istimewa via Tribunnews.com
Mayor Jenderal Andrei Sukhovetsky, Komandan Jenderal Divisi Lintas Udara ke-7 Rusia dan Wakil Komandan Angkatan Darat Gabungan ke-41 dilaporkan tewas akibat sniper Ukraina. 

Sementara, layanan gawat darurat Ukraina menegaskan, lebih dari 2.000 penduduk sipil telah tewas.

ALASAN Rusia Serang Ukraina

Pada 24 Februari 2022, Rusia mulai menyerang Ukraina hingga mengakibatkan adanya ledakan di sejumlah kota besar di Ukraina.

Serangan di sejumlah kota besar di Ukraina tersebut dilakukan usai Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan dalam pidatonya mengenai pendeklarasian operasi militer khusus di Ukraina.

Beberapa saat usai pidato tayang, suara ledakan terdengar di Kramators, Ukraina. Usai serangan tersebut setidaknya terdapat 137 warga Ukraina yang tewas dan 316 orang mengalami luka.

Dikutip dari BBC, beberapa saat sebelum serangan, Putin dalam pidatonya menyebut, alasan Rusia menyerang adalah karena Rusia tak bisa merasa aman, berkembang, dan eksis karena menurutnya Ukraina modern adalah ancaman yang konstan.

Baca juga: Inggris Sebut Operasi Militer Khusus Rusia Gagal, Ukraina Berhasil Pukul Mundur?

Baca juga: Rusia Rebut Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Chernobyl, Ukraina Kehilangan 137 Pahlawannya

Rusia menolak untuk menyebut serangan sebagai perang ataupun invasi.

Putin mengeklaim bahwa tujuannya melakukan perang adalah untuk melindungi orang-orang yang menjadi sasaran intimidasi dan genosida.

Selain itu, Putin menyebut serangan tersebut bertujuan untuk demiliterisasi dan denazifikasi.

Meski demikian, alasan tersebut dibantah oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Zelensky mengatakan tak ada genosida di Ukraina.

Zelensky juga menyebut Ukraina adalah negara demokrasi dengan seorang Presiden Yahudi.

“Bagaimana saya bisa menjadi seorang Nazi?” kata Zelensky.

Ukraina adalah bagian dari Rusia Banyak pihak menilai, alasan kuat serangan Putin ke Ukraina sebenarnya yang utama adalah akibat rencana Ukraina yang ingin bergabung ke NATO.

Dikutip dari laman CNN, Putin sempat mengatakan bahwa ekspansi NATO adalah ancaman eksistensi dan jika Ukraina bergabung dengan aliansi militer Barat hal ini adalah sebuah tindakan permusuhan yang bisa memberikan ancaman bagi Rusia.

Baca juga: Ganjar Pranowo Kagum Dubes Ukraina Paham Sejarah Bangsa Indonesia

Baca juga: Operasi Militer Khusus Rusia Hantam Ukraina, Volodymyr Zelensky Minta Warganya Melawan

Selama ini, Putin telah menekankan pandangannya bahwa Ukraina adalah bagian dari Rusia secara budaya, bahasa, dan politik.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved