BATAM TERKINI
Kemenag Batam Libatkan Ormas Islam Pantau Hilal Ramadan 1443 H
Kepala Kemenag Batam berharap cuaca saat pemantauan hilal 1 Ramadan 1443 H bisa cerah sehingga memudahkan proses penentuan awal bulan puasa.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kantor Kementerian Agama Kota Batam melibatkan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam dalam memantau hilal untuk menentukan awal Ramadan 1443 H.
Kondisi Pulau Batam yang dikelilingi oleh pulau, jadi pemantauan hilal harus dilakukan ditempat yang tinggi.
Tim pemantau terdiri dari 10 orang dari berbagai kalangan seperti MUI, NU, Muhammadiyah, BMKG dan ormas Islam lainnya.
Pemantauan juga menggunakan ilmu falakiyah, dimana pertama tim harus menentukan dulu posisi matahari dan bulan, adapun metode yang nanti dipakai adalah hisab atau perhitungan.
"Kemungkinan hilal baru bisa terlihat diatas empat derajat, kalau kondisi baik dan tidak terjadi hujan. Jumat (1/4/2022) pukul 17.00 WIB, semua sudah harus bersiap di lokasi,” ujar Kepala Kantor Kementerian Agama kota Batam, Zulkarnain Umar, Rabu (23/3/2022).
Baca juga: Ramadan Tahun Ini Boleh Salat Tarawih Berjamaah di Masjid, Mudik Lebaran bagi Sudah Vaksin Booster
Baca juga: ATURAN dan Jam Kerja Pegawai Pemko Batam Selama Ramadan
Pemantauan hilal rencananya akan dilakukan juga di kawasan Tanjung Pinggir, Kecamatan Sekupang.
Ia berharap cuaca bisa cerah, sehingga pemantauan bisa berjalan lancar.
Dalam pelaksanaan pemantauan hilal, pihaknya mengaku terdapat persiapan khusus.
Lokasi pemantauan hilal di kota Batam ada beberapa tempat yang setiap tahunnya dilakukan.
"Biasanya ada beberapa tempat untuk pemantauan seperti Bukit Dangas, Pantai Melur. Tapi untuk tahun ini kemungkinan di Tanjungpinggir atau Dangas," sebut Zulkarnain.
Zulkarnain menambahkan pihaknya juga sudah menyebarkan jadwal imsakiyah untuk masyarakat.
"Imsakiyah sudah ada nanti mendekati puasa sudah dibagikan," katanya.
Berdasarkan ilmu hisab, Kemenag telah mengeluarkan imsyakiah, yang diharapkan bisa menjadi pedoman waktu berbuka, imsak dan sholat bagi umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa nanti.
Baca juga: Pemkab Anambas Pastikan Tempat Hiburan Malam Tutup Selama Ramadan 1443 H
Baca juga: Walikota Batam Muhammad Rudi Beri Izin Bazar Ramadan 1443 H, Berikut Lokasinya
Kepada pedagang makanan selama bulan puasa diharapkan bisa menghormati umat berpuasa.
Pihaknya mengimbau untuk menutup atau memberi batasan saat berdagang.
"Sama dengan tahun sebelumnya, saya rasa pedagang makanan sudah paham lah. Mereka biasanya pasang gorden penutup setengah untuk menghormati umat yang berpuasa," kata Zulkarnain.
IZINKAN Bazar Ramadan
Ramadan 1443 Hijriah di Kota Batam pada tahun ini sedikit berwarna dibanding tahun sebelumnya.
Walikota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Muhammad Rudi memberikan izin bazar Ramadan digelar tahun 2022 ini.
Namun tetap disertai dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.
Bazar Ramadan merupakan salah satu upaya pemulihan ekonomi di tengah pandemi covid-19.
Baca juga: BATAM Kembali PPKM Level 2, Amsakar Berharap Saat Ramadan Bisa PPKM Level 1
Baca juga: Muscab DPC Peradi SAI Batam Dibuka, Alfi Ramadania dan Bali Dalo Bersaing Jadi Ketua
Rudi berharap ekonomi masyarakat bisa terus membaik dengan adanya berbagai event atau kegiatan, termasuk bazar Ramadan ini.
Beberapa lokasi yang bisa dimanfaatkan untuk menggelar kegiatan bazar Ramadan seperti di Dataran Dang Anom, taman Engku Hamidah.
Area terbuka hijau ini biasanya sering menjadi tempat bazar, dan mudah dijangkau masyarakat.
"Nanti ada tim yang urus soal ini. Intinya kita ingin bulan Ramadan ini bisa berjalan lancar dan aman. Ibadah aman, dan kegiatan juga terus berjalan," kata Rudi, Rabu (9/3/2022).
Terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata mengatakan untuk bazar Ramadan rencananya akan digelar di Dataran Dang Anom.
Kegiatan ini nantinya akan melibatkan pelaku usaha kuliner yang ada di Batam.
Baca juga: Disperindag Pastikan Stok Minyak Goreng di Batam Aman Jelang Ramadan 1443 Hijriah
Baca juga: Muscab DPC Peradi SAI Batam Dibuka, Alfi Ramadania dan Bali Dalo Bersaing Jadi Ketua
"Kami buat sama seperti tahun lalu. Tetap dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat pastinya. Persiapan lagi dimatangkan, karena masih ada beberapa Minggu lagi jelang Ramadan," katanya.
Ardi mengungkapkan pelaksanaan bazar Ramadan juga bisa digelar ditempat lainnya seperti pusat perbelanjaan. Menurutnya, antusias masyarakat untuk menghadiri bazar juga pasti ramai.
"Berburu takjil merupakan salah satu yang tidak boleh ketinggalan selama Ramadan. Jadi nanti akan digelar dengan Protkes yang ketat," katanya.
Ia berharap kehadiran bazar ini bisa meramaikan kemeriahan bulan puasa.
Pelaku usaha bisa memanfaatkan momen ini untuk meningkatkan penghasilan mereka.(TribunBatam.id/Roma Uly Sianturi)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Batam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/07072021kemenag-batam.jpg)