Jumat, 8 Mei 2026

NATUNA TERKINI

Pos Satgas Pulau Sekatung Natuna Pulau Terluar Kepri Serba Terbatas, TNI Beri Atensi

Danlanal Ranai bakal melaporkan kondisi pos satgas TNI Pulau Sekatung salah satu pulau terluar Kepri ke Lantamal IV.

Tayang:
TribunBatam.id/Dokumentasi Lanal Ranai
Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Ranai, Kolonel Laut (P) Arif Prasetyo Irbiyanto saat meninjau Pos Satgas Pengamanan Pulau Sekatung, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) baru-baru ini. 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Kondisi pos satgas TNI di Pulau Sekatung, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) butuh perhatian.

Sebut saja kebutuhan dasar yang belum memadai, seperti listrik, air bersih hingga sarana pendukung patroli.

Padahal Pulau Sekatung merupakan salah satu pulau terluar di Indonesia sekaligus penanda batas kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pos Satgas Pengamanan Pulau Sekatung yang berbatasan dengan sejumlah negara tetangga ini dijaga oleh personel gabungan TNI AD dan TNI AL (Korps Marinir).

Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Ranai, Kolonel Laut (P) Arif Prasetyo Irbiyanto bakal menyampaikan seluruh fasilitas yang kurang memadai ke Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut IV atau (Lantamal IV).

Baca juga: Singapura Malaysia Bagai Halaman Rumah, Ini Kisah Syaiful Penjaga Pulau Terluar Kepri

Baca juga: Kapal Bawa Bahan Kelontong Hilang Dekat Pulau Terluar Kepri, Tim Sar Fokuskan Pencarian

Pasalnya seluruh fasilitas itu sangat penting untuk operasional para personil di Pulau Sekatung.

"Kekurangan tersebut akan kami sampaikan ke atasan. Seperti air bersih, listrik, jaringan internet, dan sarana patroli seperti RIB (Rigid Inflatable Boat). Karena kami tidak hanya berjaga di dalam pulau tapi di sekitar pulau," kata Kolonel Laut (P) Arif Prasetyo Irbiyanto saat meninjau Pos Satgas Pengamanan Pulau Sekatung, Kabupaten Natuna.

Berdasarkan Hukum Laut atau UNCLOS, posisi pulau terluar menjadi titik penentu batas kedaulatan suatu negara.

Dari Pulau Sekatung, Indonesia memiliki landasan kontinen teritorial yang berkedaulatan penuh sejauh 12 mil laut dan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) sejauh 200 mil ke arah utara.

Keberadaan pulau terluar harus dikelola dan dijaga dengan baik untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan negara.

Oleh karena itu, seluruh fasilitas dan sarana harus terpenuhi untuk mendukung kegiatan operasi para personil yang berada di Pos Pengamanan Pulau-pulau Terluar (Pamputer).

Ada sekitar 20 personel Satgas pengamanan Pulau Sekatung yang berasal dari TNI AD dan TNI AL.

Mereka bertugas melaksanakan pengamanan di Pulau Sekatung sekitar 9 bulan.

Baca juga: Berbatas Singapura, Jurnalis Jelajah Pulau Terluar Batam di Selat Malaka

Baca juga: Potret Dunia Pendidikan Pulau Terluar Batam, Disdik Sampai Bingung Mau Bangun Sekolah

"Pulau Sekatung merupakan wilayah kerja Lanal Ranai. Di pulau ini terdiri dari 20 personil yang sudah bertugas sekitar 9 bulan. Jadi, kita harus memberi semangat dan perhatikan mereka," kata Kolonel Laut (P) Arif Prasetyo Irbiyanto.

SERUAN Dubes Amerika Serikat soal Laut Natuna Utara

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved