HUMAN INTEREST STORY
Potret Dunia Pendidikan Pulau Terluar Batam, Disdik Sampai Bingung Mau Bangun Sekolah
Sudah 20 tahun Sukarmiyanto mengabdikan diri sebagai guru di pulau terluar Batam. Ia tetap ikhlas membagikan ilmu dengan segala keterbatasan.
Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Septyan Mulia Rohman
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa melekat dalam diri Sukarmiyanto.
Sudah 20 tahun, pria 43 tahun ini mengabdikan diri menjadi guru khusus untuk pulau terluar.
Jangan bayangkan kondisi sekolah seperti lazimnya ditemukan di Kota Batam.
Kondisi kelas tempat Sukarmiyanto membagi ilmunya sungguh miris.
Bahkan jauh dari kata layak. Kelas yang tidak berplafon dengan mudah ditemukan di sana.
Dindingnya mulai retak, catnya pun sudah kusam bahkan mulai terkelupas.
Jangan tanya pula akses internet di pulau tempatnya mengajar ini.
Baca juga: Kepala SPN Dirgantara Batam Bantah Ada Sel di Sekolahnya: Itu Ruangan Konseling
Baca juga: SEJUMLAH Siswa SMK Diduga Dianiaya di Sekolah, Begini Reaksi Walikota Batam
Bersama dua tenaga pengajar lainnya, Sukamiyanto harus menuju bukit menggunakan sepeda motor dari sekolah yang lokasinya cukup jauh.
Itu ia lakukan untuk sekedar mengirim laporan kerja ke Dinas Pendidikan (Disdik) Batam.
Di atas bukit yang tersedia pondok tak berdinding itu Sukarmiyanto mendirikan meja belajar kecilnya dan meletakkan laptop atau pun androidnya untuk mengakses informasi terkait proses pembelajaran siswa atau bahkan mengirimkan laporan kerja ke atasannya.
Bila hujan turun, ia pun bergegas membuka payungnya untuk menutupi barang elektroniknya agar tak terkena limpahan bulir hujan dari pondok yang tak berdinding itu.
Dengan segala keterbatasan itu, Sukarmiyanto menjalaninya dengan ikhlas.
Ia berusaha maksimal menjalankan tugasnya turut mencerdaskan generasi penerus dari satu pulau ke pulau lain yang letaknya masih berada dalam wilayah Kelurahan Kasu, Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam, Provinsi Kepri.
Oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Batam, ayah tiga anak ini pernah ditugaskan untuk mengajar di Sekolah Dasar (SD) Lokal Jauh Pulau Kepala Jeri.
Ia pun juga pernah dipindah tugaskan mengajar di Sekolah Dasar Pulau Panjang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/potret-dunia-pendidikan-pulau-terluar-batam.jpg)