Jumat, 5 Juni 2026

Polisi Dianiaya 2 Pemuda Hingga Tidak Sadarkan Diri, Bermula Dari Senggolan di Jalan

Keduanya diduga mengeroyok seorang anggota polisi bernama Ipda BFA, seorang anggota polisi yang bertugas di Polres Lembata hingga tak sadarkan diri.

Tayang:
Editor: Eko Setiawan
lustrasi Grafis/Tribun-Video.com
Ilustrasi Polisi 

TRIBUNBATAM.id, KUPANG - Polisi menangkap dua pelaku penganiayaan anggota Polisi di Lembata.

Penganiayaan sadis tersebut membuat korban tidak sadarkan diri dan mengalami kritis di rumah sakit.

AS (42) dan SNK (48), dua nelayan Kelurahan Lewoleba Tengah, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, NTT ditangkap polisi, Minggu 24 April 2022.

Keduanya diduga mengeroyok seorang anggota polisi bernama Ipda BFA, seorang anggota polisi yang bertugas di Polres Lembata hingga tak sadarkan diri.

“Pelakunya sudah kita tangkap kemarin Minggu,” ujar Kasat Reskrim Polres Lembata Iptu Jhon Blegur kepada Kompas.com, Senin 25 April 2022.

Jhon mengatakan, kini kedua pelaku sudah ditahan dan sedang menjalani proyek pemeriksaan oleh penyidik.

“Prosesnya penyidikan sedang berlangsung,” katanya.

Baca juga: YKI Kepri Bagikan 100 Paket Sembako bagi Penyintas Kanker Tanjungpinang-Bintan

Baca juga: KRONOLOGIS 3 Pria Rudapaksa dan Aniaya Mahasiswi Hingga Tewas Tanpa Ada Belas Kasihan

Akibat perbuatannya, lanjut Jhon, terduga pelaku disangkakan pasal 170 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara.

Jhon menuturkan, peristiwa itu bermula ketika korban pulang dari rumah temannya dari arah Lapas Lembata pada Sabtu 23 April malam.

Setibanya di dekat Jober, Lewoleba, korban hampir bertabrakan dengan mobil pikap yang dikendarai J. Akibat insiden itu, J memaki korban sambil melanjutkan perjalanan menuju rumahnya.

“Korban kemudian memutarkan sepeda motor dan mengikuti J. Sesampainya di depan rumah J, keduanya terlibat perdebatan. Istri saudara J, AD juga datang dan ikut berdebat dengan korban,” jelas Jhon.

Saat itu, AD sempat menunjuk korban menggunakan jari telunjuk.

“Korban langsung memegang jari telunjuk AD sambil melepaskan ke arah bawah,” katanya.

Karena hal itu, AD menghubungi para pelaku menggunakan sambungan telepon.

Beberapa saat kemudian pelaku datang menggunakan sepeda motor.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved