TANJUNGPINANG TERKINI
Deretan Upaya Pemko Wujudkan Tanjungpinang Zero Stunting 2024
Pemko Tanjungpinang telah menargetkan Tanjungpinang bebas stunting pada 2024. Untuk mencapainya, Pemko membentuk tim khusus dengan sejumlah program.
Ketika dia ternyata mempunyai risiko kekurangan gizi ini tentu sudah diberikan informasi edukasi dan motivasi supaya yang bersangkutan dapat memperbaiki gizinya.
Sehingga, setelah remaja itu menikah dan hamil sudah dalam kondisi sehat. Ketika, si ibu sehat, tentu bayinya juga sehat. Ibu hamil itu juga menjadi sasaran yang harus dikawal TPK tadi.
Selanjutnya, ibu bersalin itu anaknya bagaimana, apakah berat badan lahir rendah, panjang badan kurang dari 48 cm, ini juga mempunya risiko stunting. Hal-hal inilah yang diberikan intervensi secara medis, supaya bayi itu tumbuh normal, jangan sampai stunting. Jadi, itu yang di lapangan yang dikawal oleh TPK.
TPK ini juga, tidak berkerja sendiri, melainkan ada bidan, kader, PKK dan pembantu pembina keluarga berencana (PPKB).
Tentu mereka juga akan berkoordinasi dengan puskesmas yang ada dokter untuk memberikan nasehat medis dan terapis secara medis selanjutnya.
Selain itu, pemko juga akan membentuk tim audit stunting. Auditnya ini lebih kepada kesehatan medisnya jika ada yang membutuhkan penanganan medis, itulah yang dievalusi oleh tim audit tadi.
"Untuk provinsi Kepri sendiri, gubernur sudah menargetkan 2024 kita sudah zero stunting, jadi itu juga yang menjadi acuan kabupaten dan kota, dalam hal ini kota Tanjungpinang yang di 2024 kita harapkan zero stunting," katanya. (TRIBUNBATAM.id/Rahma Tika)