DISKOMINFO NATUNA
Sempat Tertunda, Bupati Natuna Tegaskan Pembangunan Embung Sebayar Selesai Tahun Ini
Bupati Natuna Wan Siswandi memastikan pembangunan Embung Sebayar di Kecamatan Bunguran Timur selesai tahun ini.
NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna akan menyelesaikan pembangunan tubuh Embung Sebayar di Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, pada tahun 2022.
Ini terkait komitmen pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan air baku bagi masyarakat Natuna.
Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Natuna, Wan Siswandi saat ditanyakan terkait progres pembangunan Embung Sebayar untuk mengatasi krisis air bersih di wilayah Kota Ranai dan sekitarnya pada saat-saat musim kemarau.
Wan Siswandi mengatakan, pembangunan Embung Sebayar ini merupakan desakan dari Pemkab Natuna kepada pihak Badan Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) Kementerian PU.
Dimana sebelumnya pernah menunda pembangunanya dan bahkan sempat terancam gagal karena tidak ada kepastian dari Pemerintah Natuna dalam membebaskan tanah seluas 18 hektare untuk lahan resapan air Embung Sebayar.
Baca juga: Jumlah Penumpang Naik 70 Persen, Arus Balik di Natuna Masih Kondusif
Baca juga: Alasan Warga Natuna Pilih KMP Bahtera Nusantara 01 Jadi Transportasi Arus Balik Lebaran
Setelah Wan Siswandi dilantik sebagai Bupati Natuna, dirinya meyakinkan kepada pihak BWSS bahwa Pemkab Natuna akan membebaskan lahan 18 hektare milik warga yang ada di sekitar embung tersebut.
Sehingga pihak BWSS melelang pekerjaan embung tersebut pada tahun ini.
"Anggaran pembangunan embung tersebut sudah lama disiapkan oleh BWSS, sayang kalau tidak kita gunakan. Di samping itu, pembangunan embung ini sangat penting, karena ke depan kebutuhan air bersih di Natuna pasti akan meningkat," kata Wan Siswandi di Ruang Kerjanya, Kantor Bupati Natuna, Jalan Bukit Arai, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Senin (9/5/2022).
Wan Siswandi menjelaskan, pembangunan tubuh embung sebayar saat ini dalam proses pekerjaan dengan anggaran Rp 30,6 miliar di atas lahan 5 hektare mililk masyarakat yang dihibahkan ke pemerintah daerah.
"Kami harus berpikir untuk kepentingan masyarakat yang lebih besar, karena ke depan kebutuhan air bersih akan meningkat, untuk itu pemerintah daerah bersedia membebaskan tanah seluas 18 hektare untuk lahan resapan embung Sebayar," ujarnya.
Baca juga: Bupati Natuna Akhiri Safari Lebaran 1443 Hijriah, Bagikan 100 Paket Sembako Buat 2 Kecamatan
Baca juga: KPP Basarnas Natuna Kerahkan Kapal Canggih, Pastikan Mudik Warga Anambas Aman
Ia pun berharap agar progres pembangunan Embung Sebayar segera terselesaikan dan permasalahan air bersih juga dapat teratasi.(TribunBatam.id/Muhammad Ilham)
Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google
Berita Tentang Natuna
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Bupati-Natuna-cek-pembangunan-Embung-Sebayar-Bunguran-Timur.jpg)