KARIMUN TERKINI

Ulat Kaki Seribu Bikin Resah Warga Meral Karimun, Masuk Hingga Permukiman Penduduk

Warga Kampung Buit Galang Karimun dibuat resah dengan kemunculan banyaknya ulat kaki seribu atau ulat kayu hingga masuk permukiman penduduk.

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Yeni Hartati
Warga Kampung Bukit Galang, Kelurahan Meral Kota, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Kepri saat membersihkan ulat kaki seribu yang banyak muncul di perkarangan rumah miliknya, Minggu (15/5/2022). 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Warga Kampung Bukit Galang, Kelurahan Meral Kota, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun reah dengan kemunculan ulat kaki seribu.

Hewan yang biasa disebut ulat kayu oleh masyarakat setempat ini jumlahnya terus bertambah hingga masuk ke rumah warga.

Hama ulat kaki seribu yang menyerang rumah warga ini memiliki bentuk badan yang berwarna merah cenderung hitam, dan kuning di bagian pinggir.

Berkembang biak ulat kaki seribu ini cenderung larva dan bertelur, namun tidak memiliki racun yang berbahaya.

Selain masuk ke pekarangan rumah warga, ulat ini juga banyak ditemukan di jalan serta selokan.

Salah satu masyarakat, Rudi Bahtiyar mengaku resah dengan kemunculan ulat yang menyerang warga lingkungan sekitar Kampung Bukit ini.

Baca juga: Ribuan Ulat Bulu Serang Desa Sedamai di Lingga, Seorang Balita Dilarikan ke RS

Baca juga: Menu dari Neraka? Darah, Tikus, Ulat Diolah Sedemikian Rupa, Berani Coba?

Ulat kaki seribu serang Kampung Bukit Galang Karimun
Kemuculan ulat kaki seribu di Kampung Bukit Galang, Kelurahan Meral Kota, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, Minggu (15/5/2022).

"Meskipun ulat ini tidak membuat gatal seperti ulat bulu pada umumnya, tentunya ini membuat was-was bagi masyarakat setempat," ujar Rudi Bahtiyar, pada Minggu (15/5/2022).

Rudi menjelaskan, ulat-ulat itu telah ada sejak sebulan dengan jumlah yang terbilang sedikit. Namun dalam tiga hari belakangan ini ulat-ulat itu kian banyak menyerang.

Padahal, pihak warga sekitar telah berusaha secara mandiri membersihkan, baik disemprot dengan cairan anti hama, hingga solar.

Akan tetapi, jumlah ulat tidak hilang atau kurang.

Melainkan semakin banyak dan telah merebak ke sejumlah pekarangan rumah warga komplek.

"Dari sebulanan ini udah mulai muncul, tapi selalu dibersihkan. Namun, dalam tiga hari belakangan ini ulatnya semakin banyak," tambahnya.

Belum lagi, pada malam hari ulat tersebut masuk dalam rumah hingga dapat membahayakan warga ketika sedang tidur.

"Apalagi kalau malam ulat ini semakin meresahkan kami, hingga ke gang perumahan sebelah," terangnya.

Selain itu, penanganan juga telah dilakukan oleh Dinas Pertanian dengan melakukan penyemprotan racun hama.

Baca juga: Warga Sampai Takut Keluar Rumah, Ribuan Ulat Bulu Warna Warni Serbu Perumahan

Baca juga: Arti Mimpi Melihat Ulat Bulu, Hati-hatilah Dalam Bergaul, Ada yang Coba Memanfaatkanmu

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved