Pemkab Karimun
Ratusan Orang Tinggalkan Karimun, Ikut Pelayaran Internasional Perdana ke Malaysia
Gubernur Kepri Ansar Ahmad optimis jumlah trip ke Malaysia dari Karimun akan ditambah. Itu melihat antusias masyarakat yang ikut pelayaran perdana
Penulis: Yeni Hartati | Editor: Dewi Haryati
KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Pelayaran internasional dari Tanjungbalai Karimun, resmi dibuka setelah dua tahun ditutup akibat pandemi Covid-19.
Dibukanya pelabuhan internasional ini ditandai dengan pelepasan keberangkatan penumpang perdana oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Bupati Karimun Aunur Rafiq, pada Kamis (19/5/2022).
Rute pelayaran hari itu yakni Tanjungbalai Karimun - Kukup Pontian Malaysia dan Tanjungbalai Karimun - Puteri Harbour Johor Malaysia.
Pada pelayaran perdana ini, tercatat sebanyak 130 orang berangkat dengan kapal MV Ocean Dragon tujuan Kukup Pontian Malaysia, dan 150 orang berangkat dengan kapal MV Puteri Anggraini 01 tujuan Puteri Harbour Johor Malaysia.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengaku kagum dengan antusias penumpang di hari pertama dibukanya Pelabuhan Internasional Tanjungbalai Karimun.
Melihat antusias itu, Gubernur Ansar meyakini operator kapal akan menambah trip atau perjalanan rute Karimun - Kukup Pontian dan Karimun - Puteri Harbour Johor Malaysia.
"Melihat antusias ratusan penumpang yang berangkat pada perdana ini, saya yakin jika terus seperti ini jumlah trip atau perjalanan ke Malaysia akan kembali ditambah oleh operator kapal," ujar Gubernur Ansar.
Diketahui, pembukaan Pelabuhan Internasional Karimun ini tidak terlepas dari upaya-upaya intens yang dilakukan Gubernur Ansar untuk melobi Pemerintah Pusat.
Baca juga: 2 Tahun Terhenti, Gubernur Kepri Ansar Ahmad Lepas Pelayaran Perdana Karimun-Malaysia
Baca juga: Besok, Pelayaran Internasional Karimun-Malaysia Kembali Dibuka, Cek Syarat Calon Penumpang
Bahkan, Gubernur Ansar menyebut pihaknya terus mengupayakan untuk dapat membuka rute Tanjungbalai Karimun - Harbourt Front Singapura.
"Kita akan dorong dengan meminta dukungan pemerintah pusat agar rute Karimun - Singapura juga bisa dibuka, kemarin Menhub ke Singapura untuk membahas hal ini," tambahnya.
Disinggung akan asuransi bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN), pihaknya menegaskan akan mengupayakan untuk bisa ditiadakan.
"Kita akan meminta pemerintah pusat untuk mempertimbangkan meniadakan asuransi ini, karena PPLN ke Tanjungpinang, Batam dan Bintan alhamdulillah tidak ada terpapar Covid-19," tegasnya.
Terakhir, Gubernur Ansar menyebut dengan dibukanya pelayaran internasional Karimun ini akan menjadi semangat baru dalam pemulihan ekonomi, khususnya di Kabupaten Karimun.
"Mudah-mudahan perjalanan luar negeri ini berjalan seperti sedia kala, pemerintah akan terus mendorong agar pemulihan ekonomi bisa cepat karena multi player effectnya dibukanya pelabuhan internasional ini," tutupnya.
Sementara, Bupati Karimun Aunur Rafiq turut mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Pemerintah Pusat atas izin dibukanya Pelabuhan Internasional Tanjungbalai Karimun.
"Terima kasih pemerintah pusat atas kebijakan untuk membuka kembali Pelabuhan Internasional Karimun ini. Begitu juga kepada Gubernur yang telah intens mendorong dibukanya pelabuhan ini," pungkasnya. (TRIBUNBATAM.id / Yeni Hartati)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1905Ansar-dan-Rafiq1.jpg)