Jumat, 8 Mei 2026

BERITA SINGAPURA

Warga Singapura Ramai-ramai Beli Dagangan VIRAL Demi Selamatkan Bisnis Pengusaha

Warga Singapura berbondong-bondong membeli makanan di kedai milik seorang warga negeri singa setelah tahu dari sosial media usahanya terancam bangkrut

Tayang:
Roslan RAHMAN / AFP
Warga Singapura beramai-ramai membeli makanan di salah satu gerai setelah mengetahui dari sosial media usahanya terancam bangkrut. Foto suasana Marina Bay di Singapura pada 14 November 2021. 

SINGAPURA, TRIBUNBATAM.id - Dampak dari kekuatan sosial media dirasakan benar oleh Umar Fabrice.

Mualaf kelahiran Prancis yang membuka usaha kedai makan dengan menu Muslim di Singapura bernama Mat Western ini seketika kebanjiran pembeli.

Semua berawal ketika Shahrizal Salleh atau yang dikenal dengan Chef Bob, chef selebriti dan pembawa acara TV di Singapura membuat video terkait usaha yang dijalani Umar Fabrice.

Sampai akhirnya video tersebut viral di media sosial warganet Negeri Singa itu pada 18 Mei 2022.

Video itu berisi perjuangan Umar Fabrice yang membuka usahanya yang berlokasi di Blok 122 Bedok North Street 2, Singapura.

Umar Fabrice membuka Mat Western sejak Februari 2021.

Tetapi setelah hampir 1,5 tahun ia diketahui tak kunjung meraup untung.

Baca juga: UAS Tak Kapok Masuk Singapura, Sebut Negeri Singa Bagian Kampung Halaman

Baca juga: Jangan Lakukan Ini di Singapura jika Tak Ingin Kena Masalah

Viral di Sosial Media Warga Singapura borong makanan pengusaha
Warga Singapura ramai-ramai membeli dagangan warung Mat Western milik Umar Fabrice karena mengira akan bangkrut. Namun ternyata, yang terancam kolaps bukan Mat Western melainkan bisnis lain milik Umar.(MOHD KHAIR via GRUP FACEBOOK HALAL CAFE & RESTAURANTS IN SINGAPORE)

Ketika kali pertama buka, Mat Western menjual pizza dan makanan Barat yang harganya berkisar 10-15 dollar Singapura (Rp 106.000-159.000).

Mayoritas ulasan di laman Facebook-nya memuji Mat Western makanannya enak dan harganya terjangkau.

Saat awal berdiri Mat Western berjalan lancar, tetapi setelah lockdown Singapura dan jumlah kunjungan ke tempat makan dibatasi.

Hal itu mulai menggerus keuntungan Umar Fabrice.

Sayangnya, jarak Mat Western dari permukiman penduduk juga cukup jauh, sehingga harus pindah lokasi.

Awalnya berada di kantin kawasan industri Dermaga Jurong, lalu pindah ke Bedok North Street, tetapi laba tak datang jua.

Dikutip dari Mothership pada Jumat (20/5/2022), Umar Fabrice adalah koki berpengalaman yang bersekolah di sekolah kuliner Prancis.

Serta pernah bekerja sebagai koki eksekutif di negara kelahirannya serta Singapura.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved