Breaking News:

BATAM TERKINI

Imigrasi Batam Bakal Deportasi Warga Singapura dan Malaysia Ini, Lewati Masa Overstay

Warga Singapura dan Malaysia ini tidak bisa bertemu keluarga mereka di Batam untuk waktu yang lama. Imigrasi bakal mendeportasi keduanya.

TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng
Dua Warga Negara Asing (WNA) asal Singapura dan Malaysia di kantor imigrasi kelas I khusus TPI Batam, Senin (23/5/2022). Keduanya akan dideportasi dalam waktu dekat. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Petugas Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam men deportasi warga Singapura dan Malaysia berinisial Mra dan Sky.

Mereka terbukti melanggar undang-undang Keimigrasian dengan melewati masa izin tinggal yang diberikan (Over Stay).

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam Subki Miuldi mengatakan, kedua warga negara asing ini masuk ke Indonesia pada tahun 2020.

Selama di Batam, mereka tinggal bersama keluarganya

Dari hasil pemeriksaan, mereka tidak pulang ke negaranya karena kondisi covid-19.

Baca juga: KABAR GEMBIRA! Tiap Hari Minggu, Imigrasi Batam Buka Layanan di Mal Botania 2

Baca juga: JALUR Singapura - Batam Dibuka, Rudi Optimis Semua Sektor Ekonomi dan Wisata Bakal Bangkit

Keduanya sudah menikah dengan orang Indonesia dan sudah memiliki anak.

Jika sudah mendapat deportasi, keduanya tidak bisa masuk ke Indonesia lagi dengan waktu yang cukup lama.

Dalam catatan imigrasi Batam, warga Malaysia berinisial Sky diketahui masuk ke Batam pada (27/2/2020).

Sedangkan dan warga negara Malaysia berinisial Mra masuk pada (15/3/2020) melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Batam Center menggunakan Bebas Visa Kunjungan (BVK).

Sesuai dengan aturan pemberian peneraan cap Bebas Visa Kunjungan (BVK) hanya berlaku paling lama 30 hari terhitung sejak diberikannya penaraan cap masuk BVK.

"Dari hasil pemeriksaan pada (17/5/2022) SKY telah melewati masa izin tinggal yang berlaku atau Overstay selama 593 hari dan MRA telah melewati masa izin tinggal yang berlaku atau Overstay selama 590 hari," jelas " kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Subki Miuldi, Senin (23/5/2022).

Imigrasi Batam pun melakukan pendetensian terhadap 2 warga negara asing selama satu pekan setelah terbukti melewati masa izin tinggal.

Baca juga: Fakta Menarik Timnas Indonesia Kalahkan Malaysia, Rebut Perunggu SEA Games 2021

Baca juga: Akhir Cerita Istri Teroris yang Hidup di Indonesia Dengan KTP Palsu, Bentar Lagi di Deportasi

Untuk selanjutnya di deportasi ke negara asalnya.

"Keduanya akan kami deportasikan secepat mungkin. Mereka kita masukkan dalam daftar cekal (Cegah Tangkal) sebagaimana diatur dalam Pasal 78 ayat (2) Undang-Undang nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian," akunya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved