Breaking News:

Bank Indonesia Kepri

BI Kepri Edukasi Cinta Bangga dan Paham Rupiah Kepada Bhabinkamtibmas Polresta Barelang

Bank Indonesia Wilayah Kepri memberikan edukasi kepada satuan pembinaan masyarakat Polresta Barelang

Ist
Foto bersama Tim Bank Indonesia (BI) wilayah Kepri saat melakukan Edukasi Cinta Bangga dan Paham Rupiah kepada Bhabinkamtibmas Polresta Barelang. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Bank Indonesia (BI) wilayah Kepulauan Riau gencar melakukan edukasi Cinta Bangga dan Paham Rupiah kepada beberapa instansi.

Kali ini BI memberikan edukasi kepada satuan pembinaan masyarakat Polresta Barelang, di Gedung Aninditia Lantai 2 Mapolresta Barelang Jumat (26/5/2022).

Asisten Direktur BI wilayah Kepri Taufik Ariesta A mengatakan kegiatan ini rutin dilakukan oleh BI wilayah Kepri, untuk memberi tahukan kepada masyarakat bahwa bagaimana mencintai rupiah.

"Kita sengaja bekerja sama dengan Polresta Barelang, dalam hal ini BabhinKamtibmas karena merekalah yang akan berhubungan langsung dengan masyarakat," sebut Taufik kepada Tribun Batam, Jumat (27/5/2022).

Ia menjelaskan, hari ini pihak BI menjelaskan kepada pihak Polisi khususnya Bhabinkamtibmas selanjutnya mereka menjadi perpanjangan tangan BI untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang paling bawah.

Didalam edukasi ini juga, akan di jelaskan terkait dengan bagaimana cara membedakan uang palsu, bagaimana cara memperlakukan rupiah seperti tidak dilipat dan tidak di remas-remas dan lain sebagainya.

Baca juga: Bank Indonesia Perwakilan Kepulauan Riau Beri Tips Aman Gunakan QRIS

Mengingat uang rupiah ini juga merupakan salah satu simbol kedaulatan negara Republik Indonesia (RI).

Taufik menjelaskan bahwa dengan adanya alat pembayaran (uang) tersebut masyarakat diminta untuk selalu menghargai simbol negara itu. Mengingat uang itu sendiri ada tergambar pahlawan serta budaya kearifan lokal.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala Unit Pengelola Uang Rupiah (PUR) BI Kepri, Yahya H.S.

Pada kesempatan yang sama ia mengaku edukasi ini tidak hanya dilakukan kepada pihak Polisi dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) saja, namun juga dilakukan edukasi terhadap anak-anak usia dini seperti TK dan SD yang ada di Kepri.

"Hal itu kami lakukan semata-mata untuk mengajarkan anak sejak dini, agar mereka juga ikut andil dalam memperlakukan rupiah dengan baik dan benar," ujar Yahya.

Pada intinya kegiatan Cinta Bangga Paham Rupiah ini bertujuan untuk mewujudkan 3 Cinta yakni mengenal, merawat dan menjaga. 3 bangga yaitu simbol kedaulatan, pembayaran yang sah dan pemersatu bangsa. 3 dalam bertransaksi, berbelanja, serta berhemat uang.

Yahya menyampaikan bahwa keaslian untuk merawat cinta rupiah merupakan perwujudan dari kemampuan masyarakat untuk mengenal karakteristik dan desain rupiah, memperlakukan rupiah secara tepat, serta menjaga diri dari uang palsu.

Bangga rupiah merupakan perwujudan dan kemampuan masyarakat memahami rupiah sebagai alat pembayaran yang sah, simbol kedaulatan NKRI dan alat pemersatu bangsa.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved