Breaking News:

DISKOMINFOTIK ANAMBAS

Stok Telur Ayam Kosong, Disperindag Anambas Koordinasi ke Tanjungpinang

Kadisperindag Anambas Masykur sebut, bila kondisi pemenuhan telur ayam di Tanjungpinang aman, mestinya hal itu juga berlaku di Anambas

tribunbatam.id/Noven Simanjuntak
Kepala Disperindag Kabupaten Kepulauan Anambas Masykur 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kepulauan Anambas mengambil sikap terkait kekosongan telur ayam di sejumlah warung pedagang belakangan ini.

Disperindag Anambas akan berkoordinasi dengan Disperindag Kepri dan Disperindag Tanjungpinang.

"Ya kami akan segera koordinasi, seperti apa kondisi mereka di sana terkait pemenuhan telur ayam ini," ujar Kepala Disperindag Anambas Masykur, Jumat (27/5/2022).

Bila nanti diketahui kondisi pemenuhan telur ayam di Tanjungpinang aman, maka hal itu juga berlaku sama untuk di Anambas.

Sebab, hampir semua komoditas pangan yang masuk ke Anambas didatangkan dari Tanjungpinang.

"Harapannya ketika di sana aman maka di Anambas mestinya juga sama. Tapi ketika di sana terkendala, maka otomatis di Anambas juga terkendala karena kita suplai dari sana," jelasnya.

Ia mengatakan, apabila persoalan tersebut diakibatkan keterbatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) solar yang terjadi di Anambas, biasanya para pedagang akan menyiasatinya melalui kapal penumpang.

"Saya pikir biasanya para pedagang menyiasatinya melalui kapal-kapal ferry. Cuma hari ini kenapa tidak dilakukan, ini yang sedang kami coba pantau," sebutnya.

Baca juga: Stok Telur Ayam di Pasar Inpres Tarempa Anambas Kosong Gegara Kapal Telat Datang

Baca juga: Harga Telur Ayam di Batam Masih Tinggi Pasca Idul Fitri, Kadisperindag Ungkap Penyebabnya

Masykur juga menilai, ironis bila hari ini terjadi persoalan kekosongan telur ayam di pasaran di tengah kondisi cuaca dan gelombang yang baik di perairan laut Anambas.

"Biasanya kalau kekosongan seperti ini, karena angin kencang atau cuaca buruk. Dengan kondisi begini bisa saja harga telur naik seperti di beberapa daerah lainnya," ucapnya.

Bahkan katanya, kekosongan pasokan telur ayam yang terjadi juga disebabkan karena adanya perilaku masyarakat dan pelaku usaha warung makan yang berlebihan.

"Tentu yang menjadi persoalannya setiap orang saat ini melakukan penyimpanan dengan pembelian yang berlebihan di rumah masing-masing, di tambah lagi dengan penjual warung makan. Untuk itu, kami berharap agar masyarakat bisa bijaklah dalam berbelanja memenuhi kebutuhan yang secukupnya," ujarnya. (Tribunbatam.id/Noven Simanjuntak)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved