Breaking News:

PARIWISATA KEPRI AMAN

Kadispar Kepulauan Riau Optimis Geopark Natuna Menuju UNESCO Geopark Global

Dinas Pariwisata Kepulauan Riau (Dispar) Kepri sedang mengusulkan Geopark Natuna menuju UNESCO Geopark Global.

TribunBatam.id/Muhammad Ilham
Pulau Senoa, salah satu Geosite dalam Geopark Nasional Natuna. Foto diambil beberapa waktu lalu di Pantai Tanjung. 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memiliki geosite yang menjadi salah satu Geopark Nasional di Indonesia.

Perlahan namun pasti Geopark Natuna menuju Go Internasional.

Situs di sana sedang diusulkan menjadi UNESCO Geopark Global.

Diketahui Geopark Natuna terdiri dari 8 geosite, yaitu Senubing, Gua dan Pantai Bamak, Tanjung Datuk, Batu Kasah, Pulau Akar, Pulau Setenau (Pulau Tiga), Gunung Ranai dan Pulau Senoa.

Saat ini Dinas Pariwisata Natuna tengah mempersiapkan segala hal menuju UNESCO Geopark Global.

Mulai dari pemenuhan syarat administrasi hingga pembenahan di geosite itu sendiri.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran Dinas Pariwisata Natuna, Kardiman.

Baca juga: Kampung Tua Bakau Serip Batam Masuk 50 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2022

Baca juga: 5 Masjid dengan Arsitektur Keren di Batam Ini Cocok untuk Destinasi Wisata Religi

Seorang wisatawan lokal mengunjungi Pulau Akar, salah satu bagian situs Geosite dari Geopark Nasional Indonesia di Natuna yang berada di Desa Cemaga, Kecamatan Bunguran Selatan, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Jumat (7/5/2021)
Seorang wisatawan lokal mengunjungi Pulau Akar, salah satu bagian situs Geosite dari Geopark Nasional Indonesia di Natuna yang berada di Desa Cemaga, Kecamatan Bunguran Selatan, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Jumat (7/5/2021) (tribunbatam.id/Muhammad Ilham)

"Saat ini kita sedang melakukan upaya konservasi dengan program Geopark to school. Dengan program ini anak-anak muda di sekolah diberikan pemahaman agar tidak merusak geosite yang ada. Seperti mengecat, terlebih merusak geosite," katanya.

Ia menjelaskan, upaya konservasi ini dilakukan agar geosite tersebut tetap terjaga keindahannya.

Selain itu, Kardiman mengatakan geosite di dalam Geopark Natuna dikelola berbagai dinas, tidak hanya dari Dinas Pariwisata.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved