Breaking News:

BINTAN TERKINI

Warga Terganggu Aktivitas Tambang Pasir di Malam Hari, Ini Langkah Polres Bintan

Kapolres Bintan AKBP Tidar Wulung Dahono sebut, pihaknya akan melakukan pengecekan berkala terkait aktivitas tambang pasir ilegal di Gunung Kijang

Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Alfandi Simamora
Kapolres Bintan, AKBP Tidar Wulung Dahono 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Jajaran Polres Bintan melakukan pengecekan ke lokasi tambang pasir ilegal di Kecamatan Gunung Kijang.

Itu menyusul keluhan warga soal tambang pasir ilegal yang beroperasi dari malam hingga subuh.

"Atas informasi warga Kawal itu, kita langsung turun dan melakukan pengecekan ke lokasi, dan kita belum temukan ada kegiatan," tutur Kapolres Bintan, AKBP Tidar Wulung Dahono, Senin (30/5/2022).

Meskipun tidak ditemukan adanya kegiatan saat itu, orang nomor satu di Mapolres Bintan ini mengaku akan terus melaksanakan pengecekan secara berkala.

"Kita akan melaksanakan pengecekan secara berkala. Apalagi hal ini menyangkut keluhan yang menimbulkan keresahan masyarakat," terangnya.

Tidar menambahkan, pihaknya juga akan berkordinasi dengan dinas terkait perihal perizinan tambang pasir di daerah Kecamatan Gunung Kijang tersebut.

"Terkait perizinan kita akan koordinasi terhadap dinas terkait. Sampai sejauh ini tidak ada koordinasi terkait tambang," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, warga Kelurahan Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan mengeluhkan tambang pasir ilegal yang beroperasi dari malam hingga subuh.

Baca juga: Bikin Resah! Tambang Pasir Ilegal di Kawal Bintan Mulai Ganggu Istirahat Warga

Baca juga: PT IKJ Klaim Kantongi Izin Tambang Pasir Kuarsa di Natuna: Beli Lahan Dari Warga

Keluhan itu disampaikan sejumlah warga karena menganggu aktivitas istirahat masyarakat.

Selain itu, lori yang melintas di jalan pemukiman warga juga tidak beraturan.

Terkadang ada yang melaju tanpa menghiraukan pengendara sepeda motor yang melintas.

"Jadi pernah waktu itu ada ibu-ibu pengendara sepeda motor yang terjatuh akibat terkejut disalip lori yang berjalan kencang," terang Ketua KNTI Gunung Kijang, David Andriyadi.

David juga menuturkan, terkait tambang pasir ilegal sudah pernah ditertibkan pihak kepolisian beberapa bulan lalu.

Pihak kepolisian juga menutup tambang pasir ilegal di wilayah Gunung Kijang.

Beberapa warga tempatan juga patuh menutup aktivitas tambangnya. Namun, kini malah ada orang luar menambang, malam hari pula.

"Jadi kalau kami warga di sini sudah tidak menambang lagi dan patuh. Ini malah dari luar ada yang nambang di daerah Teluk Bakau," jelasnya.

David tak tahu pasti sudah berapa lama tambang pasir ilegal yang dikeluhkan warga ini beroperasi.

"Intinya penambang pasir itu beroperasi di saat malam hari itu ada. Soalnya setiap malam beberapa lori lalu lalang mengantar pasir ke arah Kijang dan Tanjungpinang,” tutupnya.(tribunbatam.id/Alfandi Simamora)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved