Perampokan Toko di Batam Bawa Kabur Brankas Besi, Aksinya Terekam CCTV
Polisi mengungkap fakta baru terkait aksi pembobolan brankas toko Insoria serba 8000 Tiban III Komplek Persero Sekupang, Senin (18/4/2020).
"Mereka kita tangkap di beberapa lokasi berbeda. JM berhasil kita bekuk di Padang Sidempuan Sumut. Sementara tiga orang pelaku kita tangkap di Batam," kata Yudha.
Yang menjadi otak dalam aksi tersebut adalah JM.
Yudha menyebutkan pada waktu dan kejadian tersebut di atas, sekira pukul 09.30 WIB, pelapor bersama dengan karyawan lainnya membuka toko Insoria serba 8000 yang berada di tiban III Sekupang.
Selang beberapa menit, korban hendak masuk ke ruangan admin. Saat itu ia melihat ruangan pintunya sudah terbuka. Lalu pelapor memanggil karyawan lain untuk bersama-sama mengecek ruang admin ternyata brankas yang berada di ruangan sudah tidak ada lagi.
Saat dicek dengan teliti ternyata pelaku masuk dari pintu belakang yang sudah dalam kondisi terbuka.
Adapun barang barang yang hilang dari dalam toko serba 8000 tersebut berupa uang tunai sebasar Rp 47.463.000.
“Saat dicek di CCTv , ternyata benar bahwa pelaku membawa brankas yang berisikan uang tunai, keluar dari toko itu," kata Yudha.
Dengan kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 47.463.000. Selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sekupang.
Selanjutnya, Unit Opsnal Reskrim Polsek Sekupang mendatangi lokasi dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi yang berada di seputaran TKP dan melakukan analisa terhadap CCtv, sehingga diketahui pelaku berjumlah 4 orang yang menggunakan masker.
Pada saat itu juga Polisi mendapatkan informasi bahwa terduga pelaku JM sudah kabur ke Kota Padang Sidempuan, Medan (Sumut).
Polisi sempat membentuk dua tim. Tim 1 yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Sekupang IPTU Muhammad Ridho melakukan pengejaran terhadap diduga pelaku JM ke Padang Sidempuan, Medan.
Sementara tim dua memburu tiga pelaku yang ada masih berkeliaran di Kota Batam.
Polisi bergerak cepat dan berdasarkan informasi dari masyarakat itu pada Selasa (24/5/ 2022) sekira pukul 01.00 WIB, tim satu berhasil mengamankan JM.
Dari hasil interogasi, dia mengakui telah melakukan pencurian brankas tersebut bersama temannya yang ada berada di Batam.
Dari pengakuan JM, tim dua dipimpin Kapolsek Sekupang Kompol Yudha bergerak cepat untuk melakukan pengejaran terhadap tiga orang yang diduga sebagai pelaku lain.
Lalu pada hari sama, sekira pukul 05.00 WIB, tiga orang yang diduga sebagai pelaku tersebut berhasil diamankan di tiga lokasi berbeda di Kota Batam.
"Saat ini keempat terduga pelaku sudah berada di Polsek Sekupang guna pemeriksaan lebih lanjut," tutup Yudha. (TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Ungkap-kasus-pembobolan-brankas-Insoria-serba-8000-Tiban-Batam.jpg)