Breaking News:

Sering di Bully, Pria Ini Nekat Tikam Temannya Dengan Pisau Hingga Tewas

Seorang pria nekat menghabisi temannya sendiri karena merasa selama ini sering dibully. Sebelum pembunuhan sempat terjadi perkelahian hingga korba dit

Editor: Eko Setiawan
Istimewa via TribunWow.com
Ilustrasi pembunuhan. 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Dengan alasan dendam, seorang pria nekat membunuh temannya sendiri dengan cara sadis.

Pelaku membunuh korban seusia solat magrib saat pelaku datang kerumah korban.

Saat itu menurut pelaku ia sedang baring-baring di kasusr.

Tetiba korban datang dan menendang pelaku.

Disana pelaku tidak terima dan membalas perlakuan korban.

Sempat terjadi perkelahian dan akhirnya pelaku melihat pisau disampingnya dan menikam leher korban beberapa kali hingga korban tewas.

Baca juga: Satpol PP Batam Patroli Khusus Cegah Pencurian Aset Daerah Terulang

Baca juga: OKNUM Guru Ngaji di Bengkong Batam Ditangkap Polisi, Nodai 10 Anak Panti Asuhan

Polda Metro Jaya mengungkap kasus pembunuhan Aples Bagus yang jasadnya dibuang ke Kali Pesanggrahan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (28/6/2022).

Pelaku merupakan rekan korban dan merupakan seorang mahasiswa bernama Muhamad Rizki Ikmi Aryanto alias MRIA.

Ia tega menghabisi nyawa Aples Bagus Trion Langgeng alias ABTL lantaran dendam dan sakit hati atas perlakuan kasar korban.

"Tersangka marah karena sering mengalami kekarasan yang dilakukan oleh korban. Awalnya korban dengan tersangka merupakan teman dan sama-sama dari Lampung. Si korban sering datang ke ruko untuk menginap, pelaku mengaku sering mendapat perlakuan kasar dari korban," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kamis (30/6/2022).

Karena terus mendapat perlakuan itu, kesabaran pelaku habis pada Senin 27 Juni 2022. Seusai salat magrib, pelaku yang tertidur di ruko tempatnya menginap di Kawasan Fatmawati dibangunkan Rizki.

Tiba-tiba saja korban menendang pelaku hingga membuatnya kaget dan terbangun.

"Puncak permasalahan pada hari Senin tanggal 27 Juni 2022 sekitar pukul 18.30 WIB saat tersangka selesai salat magrib tersangka tidur di kasur tiba-tiba korban datang langsung menendang tersangka sehingga tersangka kaget dan marah kepada korban," ujarnya.

Sempat terjadi perkelahian antara tersangka dengan korban hingga akhirnya ia melihat pisau diatas meja lalu mengambilnya. Tanpa pikir panjang ia menusuk korban pada bagian leher sebanyak tiga kali sampai korban tewas.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved